KILAS

"Bantuan Sembako Sudah Ada, tapi Bantuan Belajar Jarak Jauh Belum..."

Kompas.com - 22/08/2020, 15:52 WIB
Bantuan sarana belajar dari donatur Dompet Dhuafa mengalir untuk anak-anak dari keluarga dhuafa yang tengah memiliki keterbatasan belajar daring dalam sistem pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19. Dok. Dompet DhuafaBantuan sarana belajar dari donatur Dompet Dhuafa mengalir untuk anak-anak dari keluarga dhuafa yang tengah memiliki keterbatasan belajar daring dalam sistem pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19.

KOMPAS.com - Metode pembelajaran jaraj jauh (PJJ) selama masa pandemi masih punya banyak tantangan. Utamanya bagi mereka yang belum biasa dengan metode pembelajaran daring. Apalagi, tak semua orangtua dapat memenuhi fasilitas pembelajaran online untuk anaknya.

General Manager (GM) Resourch and Mobilization Dompet Dhuafa, Ahmad Faqih mengatakan, belajar dari rumah di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan utama di ranah pendidikan.

"(Tantangannya) tidak semua masyarakat dapat mengakses internet, gawai media pembelajaran seperti handphone dan peranti lain yang digunakan," katanya saat menyerahkan bantuan di Setu Rempong, Tangerang Selatan, Rabu, (19/8/2020).

Untuk itu, Dompet Dhuafa menghadirkan program belajar dari rumah untuk mereka yang memiliki keterbatasan di sisi ekonomi.

"Kami hadirkan peranti dan sarana penunjang belajar daring kepada anak-anak untuk memenuhi kebutuhan belajarnya," kata Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/8/2020).

Baca juga: Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Sebagai permulaan, sambung Ahmad, Dompet Dhuafa menargetkan program bantuan belajar online tersebut untuk 100 titik.

"Selain di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), bantuan juga akan menjangkau seluruh Indonesia," imbuhnya.

Faqih menambahkan,target bantuan tersebut difokuskan untuk anak-anak yang memiliki
keterbatasan lainnya dalam kegiatan belajar online.

"Menurut riset Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) 67,11 persen guru belum bisa mengoperasikan gawai jarak jauh. Maka Dompet Dhuafa akan melakukan intervensi di situ," sambungnya.

Baca juga: Dapat Beasiswa SMART Ekselensia Dompet Dhuafa, Siswa Sumsel Ini Banggakan Orangtuanya

Belum ada bantuan fasilitas belajar

Di sisi lain, Super Volunteer Dompet Dhuafa, Chiki Fawzi menilai, bantuan penanggulangan Covid-19 selama ini masih terpaku pada paket sembako untuk masyarakat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X