Siswa Indonesia Raih Medali Emas di Olimpiade Informatika Asia Pasifik

Kompas.com - 23/08/2020, 07:06 WIB
Asia Pacific Informatics Olympiad (APIO) ke-13 Tahun 2020 Dok. KemendikbudAsia Pacific Informatics Olympiad (APIO) ke-13 Tahun 2020

KOMPAS.com - Di tengah pandemi, sejumlah siswa Indonesia kembali mengukir prestasi dengan meraih medali pada ajang Asia Pacific Informatics Olympiad (APIO) ke-13 Tahun 2020.

Sebagai tuan rumah, tim Indonesia meraih enam medali, yakni satu medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu.

Medali emas diraih oleh siswa SMA Kanisius Jakarta Rama Aryasuta Pangestu. Rama mengatakan siap untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia pada ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2020 pada September mendatang.

“Walaupun tidak mendapatkan nilai sempurna, saya senang masuk kategori peraih medali emas. Untuk IOI 2020, saya akan lebih semangat lagi belajar dan mudah-mudahan bisa membawa emas kembali,” ujar Rama seperti dirangkum dari laman Kemendikbud, Minggu (23/8/2020).

Baca juga: Beasiswa S1 Tanoto Foundation, dari Biaya Kuliah hingga Tunjangan Bulanan

Sementara dua medali perak diraih oleh siswa SMA Cita Hati Christian School Surabaya Nicholas Patrick dan iswa SMA Semesta BBS Semarang Pikatan Arya Bramajati.

Sedangkan tiga medali perunggu diraih oleh siswa SMA Cahaya Madani Banten Boarding School Banten Muhammad Irham Luthfi, siswa SMA Xin Zhong School Maximilliano Utomo Quok, dan siswa SMA Sutomo 1 Medan Edbert Geraldy Cangdinata.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Tim Olimpiade Komputer Indonesia (IA-TOKI) telah sukses menyelenggarakan Asia Pacific Informatics Olympiad (APIO) ke-13 Tahun 2020.

Baca juga: Ingin Kuliah S1-S2 ke Selandia Baru? Ada Beasiswa Senilai Rp 100 Juta

Pelaksana tugas (plt) Kepala Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi mengucapkan selamat kepada para peraih medali, kemenangan kalian adalah prestasi kita semua.

“Pada hari ini kita semua berbangga. Generasi hebat di bidang informatika telah hadir. Pada pundak Anda lah masa depan untuk membangun masyarakat informasi Asia Pasifik dan masyarakat informasi global yang adil dan beradab itu diletakkan,” papar Asep.

Di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), APIO tahun 2020 dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) pada 14 sampai 21 Agustus 2020 dengan tema “Informatics for a Better Education and Life”.

Para peserta dari seluruh negara mengerjakan soal secara daring dari tempatnya masing-masing.

Baca juga: Kampus Terbaik di Australia Buka Beasiswa S1-S2 Senilai Rp 250 Juta

APIO 2020 diikuti oleh 852 peserta dari 33 negara, di mana 717 peserta dari 33 negara mengikuti kontes APIO 2020.

Berdasarkan regulasi APIO, peserta yang mendapatkan peringkat enam teratas di negaranya dan seluruh peserta di negaranya yang mendapatkan nilai yang sama dengan nilai peringkat enam di negaranya, menjadi peserta resmi APIO 2020.

“Belajar dalam masa ini (COVID-19), memang tidak mudah tetapi inilah saatnya kita berinovasi, saatnya melakukan berbagai eksperimen, mendengarkan hati nurani dan belajar dari COVID-19 agar kita semua menjadi individu yang lebih baik di masa depan,” tutur Asep.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X