Ini Saran Alumni Polsri agar Pendidikan Vokasi Dekat dengan Iduka

Kompas.com - 24/09/2020, 10:59 WIB
Ilustrasi Industri 4.0 SHUTTERSTOCKIlustrasi Industri 4.0
|

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) terus berupaya mendekatkan lulusan vokasi pada dunia kerja.

Hal ini dapat dilihat dengan adanya kerja sama antara Dirjen Pendidikan Vokasi dan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri).

Pada kegiatan sosialisasi keselarasan kurikulum yang dilaksanakan Program Studi D4 Teknik Telekomunikasi Polsri secara daring, dihadirkan alumni yang bekerja di 20 industri kerja.

Baca juga: Mahasiswa Polkesyo Ikut Pelatihan Ini sebagai Syarat Calon Perawat

Melansir laman Polsri, Selasa (22/9/2020), Ketua Program Studi (PS) D4 Teknik Telekomunikasi Hj Lindawati, ST, MTI menyampaikan bahwa peran alumni sangat penting bagi perkembangan almamater.

"Kami berterima kasihnya kepada para alumni yang berkontribusi untuk pengembangan kurikulum PS Teknik Telekomunikasi," ujarnya, seperti dikutip laman Polsri.

Dekatkan PTV dan iduka

Tentu kegiatan ini bertujuan memberikan keselarasan antara dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja (iduka) dan pendidikan tinggi vokasi (PTV).

Tujuan lain ialah untuk mendekatkan antara PTV dan Iduka melalui pengembangan kurikulum yang relevan dengan industri.

"Secara teknis, dalam pengembangan kurikulum ini, akan diberikan survei kepada mitra industri terkait apa yang perlu dikembangkan atau ditambahkan dalam kurikulum yang ada di Program Studi D4 Teknik Telekomunikasi," terang Sopian Soim, ST, MT sebagai koordinator kegiatan.

Masukan alumni

Berikut ini beberapa masukan dari alumni yang sudah bekerja di industri:

Menurut Vennytha Virgocha yang telah bekerja di PT PLN Batam, mahasiswa perlu mengenal istilah-istilah maupun job desc yang ada di industri karena hal tersebut belum dikenalkan secara teknis kepada mahasiswa.

"Industri sudah mengarah ke Industri 4.0 bahkan ke industri 5.0, sehingga digitalisasi menjadi fokus utama dalam pengembangan industri," ujar Vennytha.

Sedangkan Arip Andrika yang kerja di PT Telkom mengatakan, terkait dengan relevansi kurikulum, PT Telkom lebih berfokus pada pengembangan Data Center.

Tak hanya itu, Telkom juga fokus pada sistem jaringan telekomunikasi juga pada manajemen telekomunikasinya.

"Memang untuk jenjang D3 lebih fokus ke teknis seperti OSP/ISP/G4, sedangkan untuk D4 merujuk ke bagian manajemennya, khususnya Manajemen Telekomunikasi," kata Arip.

Sementara beberapa alumni yang terserap di industri teknologi dan perbankan, memberikan masukan perlunya mahasiswa mempelajari mengenai pemrograman mobile dan teknologi fintech.

Baca juga: Bahan Ini Diteliti Mahasiswa UB untuk Turunkan Obesitas

Hal ini karena perkembangan teknologi yang sangat cepat, dan semua serba digital diperlukan juga pemahaman mengenai internet of things (IoT).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X