Guru, Atasi Kebosanan Siswa dengan Kelas Interaktif dari Aplikasi Ini

Kompas.com - 24/09/2020, 18:25 WIB
Web seminar bertajuk Kreatif Membuat Kuliah Daring Jadi Interaktif dalam akun YouTube REFO Indonesia pada Selasa (22/9/2020). DOK. REFO INDONESIAWeb seminar bertajuk Kreatif Membuat Kuliah Daring Jadi Interaktif dalam akun YouTube REFO Indonesia pada Selasa (22/9/2020).

KOMPAS.com – Perubahan cara belajar mengajar dari tatap muka menjadi online ternyata membuat sebagian siswa merasa bosan belajar di rumah.

Pernyataan tersebut terbukti dari survei dilakukan Deputi Tumbuh Kembang Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.

Mereka menemukan dari 4.000 anak, 50 persen di antaranya mengalami kebosanan selama belajar di rumah.

Baca juga: Antisipasi Kekerasan Saat PJJ, Kepala SMPN 1 Yogya Lakukan Cara Ini

Anak-anak mengeluhkan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ) karena cenderung monoton sedangkan guru sulit mendapatkan perhatian dari siswanya saat PJJ.

Maka dari itu, Grace Nathania Clara Sabandar selaku praktisi pendidikan mencoba memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Ini bukan solusi atau jawaban mutlak, tetapi mudah-mudahan dengan apa yang saya bagikan mungkin bisa membantu Bapak dan Ibu,” ujar Grace pada Selasa (22/9/2020) di akun YouTube REFO Indonesia.

Dalam web seminar bertajuk “Kreatif Membuat Kuliah Daring Jadi Interaktif”, Grace menceritakan pengalamannya dalam menggunakan beberapa aplikasi yang bisa membantu pembelajaran daring menjadi lebih interaktif.

Belajar interaktif merupakan suatu metode yang menekankan pada keterlibatan, ya baik itu keterlibatan siswa dengan siswa, siswa dengan pengajar, juga siswa dengan materi,” jelas Grace.

Menurut pengajar bahasa Inggris ini, keterlibatan siswa dalam ketiga aspek itu akan membantu mereka untuk memahami materi. Guru hanya membantu pelajar untuk mengikuti aktivitas tersebut.

“Jadi kita enggak nyuapin materi-materi, kita enggak nyuapin-nyuapin informasi. Mereka bisa cari sendiri, mereka bisa membangun definisi mereka sendiri gitu,” imbuhnya.

Aplikasi untuk kelas interaktif

Grace sebagai salah satu anggota dari asosiasi pengajar bahasa berbasis teknologi, Indo Tech-Enchanced Language Learning (iTELL), membagikan dua aplikasi yang baginya bisa membantu pembelajaran menjadi lebih interaktif semasa pandemi Covid-19.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X