Kompas.com - 04/11/2020, 11:21 WIB
Kompetisi Olahraga Siswa Nasional tahun (KoSN) 2020 pertama kali digelar secara virtual sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Tahun ini ada 2 bidang olah raga diperlombakaan, yakni pencak silat dan karate. DOK. PUSPRESNAS/KEMENDIKBUDKompetisi Olahraga Siswa Nasional tahun (KoSN) 2020 pertama kali digelar secara virtual sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Tahun ini ada 2 bidang olah raga diperlombakaan, yakni pencak silat dan karate.

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar seleksi tingkat provinsi Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KoSN) tahun 2020 tingkat SMA/MA/SMK secara virtual di Bandung, Jawa Barat.

Kompetisi Olahraga Siswa Nasional tahun (KoSN) 2020 pertama kali digelar secara virtual sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Tahun ini ada 2 bidang olah raga diperlombakaan, yakni pencak silat dan karate.

Pembukaan tahap seleksi tingkat provinsi KoSN 2020 berlangsung pada Senin (2/11) di Bandung, Jawa Barat. Juri penyeleksi cabang olahraga karate berasal dari Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) dan Forki tingkat daerah.

Sedangkan untuk cabang olahraga pencak silat, berasal dari Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan IPSI tingkat daerah.

Baca juga: 9 Siswa Indonesia Unjuk Prestasi di Ajang Olimpiade Astronomi dan Astrofisika

Antusiasme di tengah pandemi

Tercatat, jumlah peserta yang mengirimkan video di kedua cabang olahraga itu sekitar 5.541 video, baik dari tingkat SMA/MA dan juga SMK. Nantinya, para peserta yang lolos seleksi di tingkat provinsi akan mengikuti kompetisi tingkat nasional pada pekan depan.

Kompetisi Olahraga Siswa Nasional tahun (KoSN) 2020 pertama kali digelar secara virtual sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Tahun ini ada 2 bidang olah raga diperlombakaan, yakni pencak silat dan karate.DOK. PUSPRESNAS/KEMENDIKBUD Kompetisi Olahraga Siswa Nasional tahun (KoSN) 2020 pertama kali digelar secara virtual sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Tahun ini ada 2 bidang olah raga diperlombakaan, yakni pencak silat dan karate.

Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Asep Sukmayadi mengatakan tingginya jumlah kiriman video menunjukkan besarnya semangat dari para siswa di tiap daerah.

"Kalau kita melihat distribusi peserta tiap daerah itu ada. Ini memperlihatkan anak-anak Indonesia tetap semangat dan sehat. Ini juga menunjukkan bahwa anak-anak bisa beradaptasi dengan baik dan ingin berprestasi dan itu kita fasilitasi," ujar Asep Sukmayadi di sela-sela KOSN 2020 di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 3 November 2020.

Dia berharap, agar para peserta KoSN dapat mengikuti proses seleksi yang sedang berjalan. Menurutnya, siapapun yang terpilih nantinya untuk masuk ke tingkat nasional, bukanlah permasalahan yang berarti.

Baca juga: KOPSI 2020, Membangun Karakter Ilmiah dan Penelitian Siswa Sejak Dini

Sebab, melalui ajang KoSN ini, menurut Asep, pihaknya memberikan panggung ekspresi untuk mengaktualisasi diri para peserta didik di Indonesia.

"Kita ingin berikan panggung ekspresi untuk aktualisasi dari adik-adik. Percayalah itu pengalaman terbaik yang adik-adik ikuti di masa sulit ini. Jadi, berpartisipasi dengan sebaik-baiknya, dan kami berterima kasih atas semangatnya," ujar Asep.

Ia menambahkan. "Itu akan menjadi semangat dan inspirasi untuk kita semua, bukan hanya bagi adik-adik, tetapi juga keluarga, teman-teman sebaya, dan untuk kita semua orang tua di seluruh Indonesia, agar tetap bugar dan sehat." ujarnya bangga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X