Kompas.com - 22/11/2020, 14:13 WIB
Ilustrasi thinkstockphotosIlustrasi
|

KOMPAS.com - Anak usia dini merupakan usia keemasan yang memiliki kebutuhan khusus. Banyak pula dari ayah dan bunda yang menjadi orang tua pertama kalinya.

Karena itu, penting sekali mengenali perkembangan dan kebutuhan anak usia dini sehingga dapat memberikan pola pengasuhan yang tepat.

Akan tetapi, dalam masa pandemi ini memberikan lebih banyak lagi kesempatan bagi ayah dan bunda untuk berinteraksi dengan anak di rumah.

Tentunya banyak sekali permasalahan baik fisik maupun psikis yang ayah dan bunda temukan. Namun, sebaiknya anak terbebas dari permasalahan.

Baca juga: Begini Cara Tanamkan Nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini

Melansir laman Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Minggu (22/11/2020), berikut 5 cara antisipasi anak terhindar masalah.

1. Amati tumbuh kembang anak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah pertumbuhan dan perkembangan telah sesuai dengan usia anak. Misalnya tinggi dan berat badan anak apakah sesuai usianya.

2. Gali dan pahami minat dan bakat anak

Ajak dan tawarkan kesempatan pada anak untuk mengembangkan bakatnya. Bagi orang tua, maka harus menggali dan memahami bakat anaknya.

Keahlian pada suatu bidang akan membantu anak percaya diri, punya sesuatu yang dibanggakan dan membantu anak membentuk jati dirinya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X