Kompas.com - 13/12/2020, 07:45 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim saat berfoto bersama peserta  acara Temu Pendidik Nusantara, Sabtu (26/10/2019) di Sekolah Cikal, Cilandak, Jakarta. DOK. KOMPAS.com/LAVENNAMendikbud Nadiem Makarim saat berfoto bersama peserta acara Temu Pendidik Nusantara, Sabtu (26/10/2019) di Sekolah Cikal, Cilandak, Jakarta.

KOMPAS.com - Meski pandemi sudah delapan bulan dilalui, tak sedikit guru kini masih berupaya bersahabat dengan teknologi. Menemukan pembelajaran terbaik, di tengah keterbatasan, berkolaborasi untuk sama-sama "menang" menghadapi pandemi.

Bagaimana menjadikan teknologi sekutu dalam mendidik anak, bagaimana menghadirkan pembelajaran bermakna di kelas daring, bagaimana teknologi dapat memerdekakan murid dalam proses belajar?

Kampus Guru Cikal, Komunitas Guru Belajar dan Jaringan Sekolah Merdeka Belajar percaya bahwa teknologi menjadi alat dalam praktik merdeka belajar.

Baca juga: Jadwal dan Syarat Pendaftaran SNMPTN, UTBK, SBMPTN 2021

Guna mewujudkan lebih banyak praktik baik di kalangan guru, Yayasan Guru Belajar dan Komunitas Guru Belajar serta Jaringan Sekolah Madrasah Belajar melalui Temu Pendidik Nusantara (TPN) ke-7, menghadirkan 1000 pembicara dari 180 daerah untuk membagikan inovasi dan dukungan bagi pendidikan saat pandemi

TPN ke-7 dilaksanakan pada 12 dan 13 Desember 2020 melalui aplikasi Sekolah.mu dan terbuka untuk semua guru dan pendidik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mari kita berjumlah pada Temu Pendidik Nusantara ke-7 2020. Wadah kita para pendidik saling berbagi praktik baik," papar pemerhati pendidikan dan pendiri Sekolah Cikal Najelaa Shihab.

Baca juga: Lowongan Kerja D3-S1 di LPMUKP Kementerian Kelautan dan Perikanan

1000 inovasi pendidikan kala pandemi

TPN adalah forum tahunan bagi guru, pemimpin dan satuan pendidikan berbagi praktik baik pembelajaran, kepemimpinan dan pendidikan.

Tahun ini, TPN akan menampilkan 1000 pembicara guru, pemimpin sekolah/madrasah, komunitas dan lembaga pendidikan yang terkurasi.

Tidak hanya dipermukaan, melainkan soal bagaimana teknologi hadir di ruang kelas, bagaimana teknologi memerdekakan guru dalam menyusun pembelajaran, mewadahi kolaborasi sesama guru untuk menghasilkan terobosan, membuka jalur karier guru, sembari meningkatkan kompetensi guru, mengombinasikan pedagogi, teknologi dan cakupan materi.

Termasuk mengakomodir kebutuhan guru untuk beradaptasi dengan teknologi pembelajaran terbaru, menjadi hal penting dan mendesak lantaran pandemi Covid-19 membuat pembelajaran berlangsung daring berbasis teknologi.

Baca juga: Kemendikbud Salurkan Kartu Indonesia Pintar untuk Siswa Prasejahtera

Ketua Kampus Guru Cikal Elisabeth Indah Susanti mengatakan, praktik baik yang telah dilakukan akan diperluas melalui TPN ke-7.

“Praktik baik yang telah dilakukan akan diperluas melalui Temu Pendidik Nusantara 7 yang menghadirkan 6 jenis aktivitas yaitu Kelas Kemerdekaan, Kelas Kompetensi, Kelas Kolaborasi, Kelas Karier, Pameran Karya Guru, Pameran Program Sekolah/Madrasah, dan Lingkar Daerah Belajar”, ungkap Elisabeth dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/12/2020).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.