Kompas.com - 13/12/2020, 15:34 WIB
. Shutterstock.
|

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 mengharuskan siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah (BDR). Sama halnya dengan anak usia dini yang sekolah di PAUD juga ikut pembelajaran daring.

Karena pembelajaran daring, maka kini gawai atau ponsel pintar jadi suatu kewajiban. Dengan gawai bisa digunakan untuk mengikuti pembelajaran.

Tetapi, anak perlu dibatasi dalam menggunakan gawai. Jadi, anak tidak akan kecanduan dengan gawai.

Melansir akun Instagram Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Rabu (9/12/2020), berikut ini tips penggunaan gawai pada anak selama BDR.

Baca juga: Punya Anak Usia Dini? Simak Cara Mengelola Emosi bagi Orangtua

1. Gunakan untuk proses pembelajaran

Bagi orangtua, gawai sebainya digunakan seperlunya untuk membantu proses pembelajaran. Misalnya menggunakan gawai untuk berkomunikasi dengan guru, mengakses kegiatan pembelajaran, mencari informasi dan lain-lain.

2. Dampingi anak

Selama menggunakan gawai, sebaiknya orangtua mendampingi. Tentu tujuannya adalah agar orangtua dapat memantau konten apa saja yang dilihat oleh anak.

3. Membuat kesepakatan batasan waktu

Orangtua harus membuat kesepakatan bersama anak untuk pembatasan waktu penggunaan gawai. Jadi, buatlah kesepakatan bersama anak, berapa lama ia boleh menggunakannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X