Kompas.com - 15/12/2020, 11:46 WIB

KOMPAS.com - Pandemi global Covid-19 memberikan dampak luar biasa bagi dunia pendidikan. Industri pendidikan global tengah menghadapi tantangan terbesarnya dalam 100 terakhir: pandemi Covid-19.

Dampak sama dirasakan SIS (Singapore Intercultural Schools) Group of Schools yang baru saja membuka SIS Myanmar pada September 2020 dan menyusul ASIS Chennai (India).

Mengantisipasi hal tersebut, SIS Group of Schools regional Indonesia telah melakukan sejumlah langkah adaptif dengan melakukan sejumlah transformasi pembelajaran berbasis digital.

"Tidak diragukan lagi bahwa penggunaan teknologi dalam penyampaian pedagogi akan tetap ada meskipun kita telah keluar dari pandemi," ungkap Alvin Hew, Board Director SIS Group yang juga Managing Director SIS Group  melalui rilis resmi (15/12/2020).

Alvin menjelaskan setidaknya ada 3 kunci keberhasilan SIS dalam menghadapi krisi pandemi covid-19 di antaranya; transformasi pembelajaran ke media digital, model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kolaboratif bersama orangtua dan perhatian khusus terhadap guru/pengajar.

Baca juga: Mendikbud Nadiem: Ada 3 Dosa di Sekolah yang Tidak Boleh Ditoleransi

1. Transformasi pembelajaran digital

"Dengan inovasi sebagai nilai utamanya, admin dan staf pengajar SIS telah menggunakan Zoom dan Google selama beberapa tahun sebelum pandemi Covid-19 memaksa pemerintah untuk menutup sekolah-sekolah," jelas Alvin.

Awal mulanya, mereka melakukan survei dan wawancara kepada para orangtua dan peserta didik untuk mendiskusikan potensi tantangan teknologi.

Hal ini dilakukan beriringan dengan beberapa rapat rutin mengenai rencana penanggulangan pandemi yang semua dilakukan melalui Zoom.

Dengan memakai panduan dari WHO dan CDC, Alvin mengungkapkan pihaknya menyusun 7 Poin Rencana Tanggap Covid-19 sebagai antisipasi penutupan sekolah-sekolah oleh pemerintah sebelum penutupan itu benar-benar terjadi.

"Artinya, ketika sekolah-sekolah ditutup oleh pemerintah pada Maret 2020, staf pengajar SIS, peserta didik, dan juga orangtua sudah dipersiapkan semaksimal mungkin untuk model Pembelajaran Jarak Jauh," tegasnya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.