Kompas.com - 30/01/2021, 13:49 WIB
Ilustrasi covid 19 KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi covid 19
|

KOMPAS.com - Sampai saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Bahkan sekarang total kasusnya sudah mencapai lebih dari 1 juta kasus.

Tak hanya itu aja, sekarang juga muncul beragam gejala penyakit yang disebabkan virus SARS Cov-2. Covid Tongue menjadi salah satu gejala baru yang dijumpai pada sejumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Apa itu Covid Tongue? Seperti apa ciri-cirinya? Melansir laman UGM, Jumat (29/1/2021), Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan, dan Kepala Leher (THT-KL) Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dr. Anton Sony Wibowo, Sp.T.H.T.K.L., M.Sc., FICS., memberikan penjelasan.

Baca juga: Indonesia Lewati 1 Juta Kasus Covid, Ini Saran Pakar Epidemiologi UGM

Dikatakan, Covid Tongue merupakan peristiwa terjadinya perubahan karakteristik lidah. Perubahan tersebut antara lain perubahan:

1. warna

2. bentuk

3. kondisi permukaan lidah

4. serta perubahan rasa nyeri pada pasien terinfeksi Covid-19

Atau ada perubahan warna lidah, bentuk permukaan lidah, derajat sensitivitas lidah, dan gambaran selaput permukaan lidah.

"Manifestasinya memang beragam bisa seperti pecah-pecah, herpes pada lidah, maupun jamur pada lidah, namun belum bisa disimpulkan secara spesifik," ujarnya.

Dikatakan, saat ini belum banyak data terkait Covid Tongue. Beberapa penelitian di luar negeri masih terbatas pada laporan kasus dan penelitian retrospektif menunjukkan adanya perubahan pada lidah yang signifikan.

Dari satu laporan penelitian retrospektif di China diketahui munculnya Covid Tongue memiliki karakteristik berbeda pada pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang, dan berat.

Gejala Covid Tongue yang lain:

1. Pada gejala yang ringan hingga sedang warna lidah cenderung merah dengan permukaan putih.

2. Sedangkan pada pasien Covid-19 gejala berat warna lidah cenderung pucat dengan permukaan kekuningan.

3. Disamping itu, turut disertai dengan rasa nyeri pada pasien dengan gejala sedang hingga berat.

"Laporan penelitian ini perlu ditambahkan dengan penelitian lain yang lebih kuat evidencenya karena penelitian terkait Covid Tongue belum banyak dilakukan," imbuhnya.

Selain itu, menurut dr. Anton yang juga Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Covid Tounge juga menyebabkan perubahan sensasi perasa lidah/dysgesia. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan pencecapan pasien.

Adapun efek sampingnya, menurut Anton ialah rasa nyeri pada lidah yang timbul akibat Covid Tongue ini akan memengaruhi nafsu makan pasien Covid-19.

Baca juga: Gizi Para Siswa Menurun Selama Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

"Sedangkan untuk pengobatannya secara umum harus dilakukan pengobatan covid sesuai standar dan menjaga kebersihan rongga mulut," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.