Kompas.com - 09/02/2021, 12:45 WIB
Sayur kol. ShutterstockSayur kol.
|

Menurut ahli gizi Jansen Ongko, apapun jenis sayurnya apabila di goreng, itu memang betul menurunkan kandungan gizinya.

Alasan rusaknya nutrisi sayur saat digoreng

1. Merusak nutrisi yang terkandung di dalam kol

Makanan yang di goreng memang nikmat, tidak terkecuali kol. Namun saat proses penggorengan justru dapat menghancurkan beberapa jenis viamin yang terkandung pada kol. Seperti vitamin A, B, C dan K. Kandungan tersebut secara alamiah memang rentan rusak akibat pemanasan.

2. Dapat memicu kanker

Menggoreng kol dengan suhu panas dan minyak yang telah digunakan berkali-kali akan membuat kol mengalami proses oksidasi. Sehingga kandungan radikal bebasnya meningkat. Selain itu mengoreng kol terlalu lama juga akan merangsang munculnya senyawa amina heterosiklik yang bersifat karsinogenik. Senyawa inilah yang kemudian bisa menjadi pemicu kanker.

3. Dapat menyebabkan obesitas dan serangan jantung

Kol sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan jantung karena tidak mengandung kolestrol dan lemak yang berbahaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Toko Sayur Online Milik IPB Layani Pesanan Warga Jabodetabek

Namun ketika digoreng dengan suhu yang tinggi, kol justru menyerap minyak goreng. Kandungan lemak jenuh dan kolestrol dalam minyak goreng dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X