Kompas.com - 10/02/2021, 06:33 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan mengalami penurunan. Bahkan, kasus positifnya mengalami kenaikan setiap hari.

Atas kondisi itu, masyarakat diminta menjaga protokol kesehatan dan diminta meningkatkan imunitas tubuh, agar terhindar dari Covid-19.

Baca juga: Proteksi Covid-19, Pakar UNS: Minum Vitamin Sesuai Dosis

Sehubungan dengan meningkatkan imunitas tubuh, empat peneliti dari Universitas Sebelas Maret (UNS) menciptakan inovasi minuman yang berfungsi meningkatkan imunitas tubuh.

Minuman itu bernama Curcuma Pro. Minuman ini diteliti oleh Joko Sutrisno, Hartono, Eddy Triharyanto, dan Munawir Yusuf.

Hartono menjelaskan, Curcuma Pro dibuat dari berbagai bahan herbal, seperti kunyit, jahe, temulawak, madu hutan, dan coco nectar.

Minuman Curcuma Pro memiliki manfaat untuk meningkatkan imunitas dari Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data dari berbagai literatur, kata dia, temulawak dan kunyit mengandung curcumin. Sementara jahe mengandung gingerol.

"Hasil riset kami menunjukan curcumin itu bisa berfungsi sebagai imunomodulator pada pasien yg terinfeksi Covid-19," ungkap dia melansir laman UNS, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: Menristek: GeNose C19 Bisa Bangkitkan Kembali Pariwisata

Sedangkan madu hutan dan coco nectar, bilang dia, berfungsi sebagai pemanis.

Joko Sutrisno menjelaskan, penelitian ini berhasil mendapatkan pendanaan hibah dari program Difusi Inovasi yang diadakan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) pada 2020.

Dengan menggandeng PT Synthesa Herba Salatiga dalam hal produksi, kini tim peneliti sudah membuat 7.000 botol Curcuma Pro yang sudah didistribusikan di sejumlah instansi.

"Baik Kemenristek, sejumlah rumah sakit, pemerintah daerah, dan pondok pesantren," sebut dia.

Kendati demikian, produk Curcuma Pro belum dijual secara umum.

Tim peneliti, lanjut Joko, masih menganalisis dan memperkuat landasan ilmiah serta mengurus izin edar sebelum memasarkannya ke masyarakat.

Saat ini, Curcuma Pro yang sudah diproduksi terbatas dikemas dalam botol sebanyak 500 ml.

Minuman ini disarankan untuk dikonsumsi 2-3 kali sehari. Dengan aturan pakai 1-2 sendok makan tiap minum.

Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Pelaku Wisata Gunakan GeNose C19

Jika disimpan dalam suhu ruang, Curcuma Pro dapat bertahan hingga dua tahun.

"Kami masih terus memperbaiki dari segi produk maupun kemasan. Harapan kami tahun ini bisa dipasarkan secara luas," tukas dia.

Angka penambahan kasus Covid-19

Jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Tercatat ada penambahan kasus sebanyak 8.700 orang hingga Selasa (9/2/2021).

Dengan demikian, jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 1.174.779 orang, terhitung sejak diumumkannya pada 2 Maret 2020.

Data pasien yang sembuh dari Covid-19 bertambah sebanyak 10.424 orang. Sehingga total pasien sembuh dari Covid-19 kini berjumlah 973.452 orang.

Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 213 orang.

Baca juga: Pakar Unair: Virus Nipah Bisa Berkembang di Indonesia

Dengan begitu, jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 ada sebanyak 30.770 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X