Kompas.com - 10/02/2021, 18:40 WIB
Ilustrasi anak-anak bermain dan tertawa di taman bermain. FREEPIK/PRESSFOTOIlustrasi anak-anak bermain dan tertawa di taman bermain.

Silvi menambahkan, melalui lagu ini, tidak saja mengenalkan bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain saja. Tapi juga mengedukasi anak anak, apabila itu terjadi apa yang harus dilakukan.

Tentunya pendidikan seks ini selain diajarkan di sekolah, orangtua di rumah juga bisa melakukan hal serupa. Misalnya dengan mengenalkan toileting sejak dini itu juga sudah termasuk mengenalkan pendidikan seks.

"Misalnya anak buang air kecil sendiri. Jika ke toilet anak perempuan dan laki-laki tidak boleh bersamaan. Mandi juga harus sendiri-sendiri bagi anak laki-laki dan perempuan," imbuh Silvi.

Ketidakpahaman bisa menyebabkan anak mudah dirayu

Selain itu, orangtua bisa membiasakan dengan mengenalkan alat kelamin dengan penyebutan yang benar. Penis untuk alat kelamin laki-laki dan vagina untuk alat kelamin perempuan. Tidak dengan penyebutan selain itu.

Baca juga: Perhatikan Pendidikan Seks Tunagrahita, Kemendikbud Luncurkan Modul PKRS

Silvi mengungkapkan, jika seorang anak tidak dikenalkan tentang pendidikan seks dikhawatirkan akan muncul ketidakpahaman pada anak. Sehingga membuat anak mudah dirayu atau dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab.

"Saat seorang anak berhasil dibujuk, dirayu, disentuh daerah kelaminnya, kalau anak tidak paham akan berbahaya sekali untuk anak-anak," tegas Silvi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.