Kompas.com - 20/02/2021, 20:02 WIB
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di salah satu pertemuan di sela agenda Sidang Majelis Umum PBB pada September 2018. DOK KEMENTERIAN LUAR NEGERI VIA INSTAGRAM/@RETNO_MARSUDIMenteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di salah satu pertemuan di sela agenda Sidang Majelis Umum PBB pada September 2018.
|

KOMPAS.com - Salah satu program pendidikan (prodi) di Kelompok Soshum adalah Hubungan Internasional (HI). Prodi ini cukup diincar para calon mahasiswa baru. Bahkan di beberapa perguruan tinggi, peminat prodi yang satu ini selalu banyak.

Misalnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada SBMPTN 2020 peminatnya mencapai 1.904 padahal daya tampung yang disediakan hanya 28 kursi.

Sedangkan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, pada SBMPTN 2020 prodi Hubungan Internasional peminatnya 665, sedangkan kuota yang disediakan hanya 20 kursi.

Jika kalian ingin menjadi the next Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri RI), prodi Hubungan Internasional ini bisa menjadi pilihan kalian saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Dengan menekuni HI, kalian akan mempelajari diplomasi dan politik internasional. Tidak hanya itu, tetapi juga ekonomi, kesejahteraan, dan konflik di suatu negara, serta perdamaian dunia.

Saat memilih jurusan ini, kemampuan dalam memahami isu-isu global akan diasah lebih dalam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merangkum laman Kagama.co, Sabtu (20/2/2021), saat menekuni Hubungan Internasional, ada sejumlah prospek kerja menarik yang tak bisa dilakukan prodi lain.

Menteri luar negeri

Berkat kinerjanya, Retno Marsudi kembali menjabat sebagai Menteri Luar Negeri periode 2019-2024. Retno Marsudi juga merupakan alumnus Departemen HI UGM. Beliau juga menjadi Menteri Luar Negeri perempuan pertama tahun 2014 lalu.

Baca juga: Suka Matematika dan Pemetaan? Jurusan Geodesi Bisa Jadi Pilihan

Bagi lulusan HI yang ingin mendaftar jadi CPNS, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memang menjadi sasaran utama. Tugas utama saat berkarier di Kemenlu meliputi perumusan dan pelaksanaan kebijakan politik dan hubungan luar negeri.

Bekerja di Kemenlu juga punya tugas lain seperti, mengelola kekayaan negara, mengawasi tugas di lingkungan kementerian, serta pelaksanaan tugas teknis dari pusat hingga ke daerah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.