Kompas.com - 22/02/2021, 20:56 WIB
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan pendataan bagi pegawainya yang menerima vaksin Covid-19 tahap II. Dokumen Universitas Gadjah Mada (UGM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan pendataan bagi pegawainya yang menerima vaksin Covid-19 tahap II.
|

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mengumumkan bahwa guru dan tenaga kependidikan akan mulai divaksin Covid-19 pada 24 Februari 2021 mendatang.

Terkait proses vaksinasi di kalangan perguruan tinggi, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan melakukan proses vaksinasi Covid-19 tahap II.

Kali ini UGM menyasar pelayan publik. Sedangkan vaksinasi tahan II ini akan segera dimulai pada pekan keempat Februari 2021.

Saat ini UGM bersiap melakukan pendataan pegawainya untuk diajukan sebagai penerima vaksin.

Baca juga: Sudah Vaksin, Epidemiolog UGM: Risiko Rendah Terkena Covid-19 Parah

Bersiap lakukan pendataan pegawai

Ketua Satgas Covid UGM, Dr. dr. Rustamadji menerangkan, UGM mendukung program vaksinasi Covid-19.

"Termasuk di tahap dua ini bagi sivitas akademika UGM," tutur Rustamadji seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (22/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rustamadji menerangkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan pegawainya yang menjadi target sasaran penerima vaksin Covid-19 tahap II.

Baca juga: Apa Itu Vaksin Covid-19? Siswa, Yuk Cari Tahu

Meliputi dosen dan tenaga kependidikan. Persiapan data sudah dimulai di lingkup internal dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Seluruh pegawai UGM masuk dalam target pelaksanaan vaksinasi Covid tahap II yakni pelayan publik. Jadi kami ajukan semuanya, ada sekitar 7.064 pegawai," urai Rustamadji.

Dukung program vaksinasi Covid-19

Upaya pendataan tersebut, lanjut Rustamadji, sebagai salah satu wujud dukungan UGM untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 di tanah air.

Baca juga: Menristek: Indonesia Harus Jadi Pengekspor Vaksin

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.