KILAS

Lewat Kompetisi TSRA, Tanoto Foundation Ingin Tingkatkan Jumlah Peneliti Muda di Indonesia

Kompas.com - 25/02/2021, 11:29 WIB
Head of Scholarship & Leadership Development Tanoto Foundation Aryanti Savitri dalam virtual media briefing Tanoto Student Research Award (TSRA) National Competition di Jakarta, Rabu (24/2/2021).
DOK. Humas Tanoto FoundationHead of Scholarship & Leadership Development Tanoto Foundation Aryanti Savitri dalam virtual media briefing Tanoto Student Research Award (TSRA) National Competition di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

KOMPAS.com – Head of Scholarship & Leadership Development Tanoto Foundation Aryanti Savitri mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan jumlah peneliti muda di Indonesia melalui kompetisi nasional Tanoto Student Research Award (TSRA).

“TSRA merupakan inisiatif Tanoto Foundation dalam mendukung generasi muda untuk berinovasi melalui penelitian terapan di kampusnya masing-masing,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (25/2/2021).

Tanoto Student Research Award telah berjalan sejak 2007 dan bermitra dengan beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Adapun perguruan tinggi tersebut, di antaranya Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Hasanuddin (UNHAS).

Baca juga: Selain Prestasi Cucu Gus Dur, Ini 8 Inovasi Peneliti Muda Indonesia di Kancah Internasional

“Melalui TSRA, Tanoto Foundation berharap dapat membangun potensi hilirisasi penelitian,” kata Aryanti, dalam acara virtual media briefing Tanoto Student Research Award (TSRA) National Competition di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Hal ini, sambung dia, sejalan dengan visi pihaknya sebagai organisasi filantropi yang fokus pada pendidikan.

Oleh karenanya, Tanoto Foundation ingin mendorong generasi muda untuk bisa berinovasi dan mengembangkan aplikasi pengetahuan yang mereka dapat di perguruan tinggi.

“Dengan inovasi tersebut diharapkan dapat mencetak produk yang bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Aryanti.

Baca juga: Dukung Peneliti Muda, Kemendikbud Luncurkan Buku Meneliti Itu Seru

Menurutnya, inovasi berperan penting dalam kemajuan bangsa. Pasalnya, melalui inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Tak hanya itu, inovasi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan efisiensi dalam perekonomian. Dengan begitu, produk-produk yang dihasilkan semakin kompetitif,” ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X