Kompas.com - 25/02/2021, 16:30 WIB
Ilustrasi rokok dan anak-anak. THINKSTOCKIlustrasi rokok dan anak-anak.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

"Paparan asap rokok, baik selama masa kehamilan dan selama masa tumbuh kembang anak, berhubungan dengan risiko stunting. Khususnya pada negara dengan pendapatan menengah ke bawah," tegas dia.

Baca juga: Pakar Unair: Virus Nipah Berpotensi Pandemi Jilid 2

Perwakilan dari Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Jawa Timur, Arie Soeripan menuturkan, asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif turut menyerap lebih dari 4.000 senyawa kimia.

Dari angka itu, setidaknya 250 jenis di antaranya dikenal sangat beracun. Parahnya, lebih dari 50 jenisnya ini dapat memicu kanker.

"Terlebih lagi, paparan asap rokok tidak melalui filter. Sehingga menyebabkan gangguan kesehatan bagi yang terpapar," ujarnya.

Berdasarkan perkiraan World Health Organization (WHO), setidaknya ada 8 juta kematian yang disebabkan oleh asap rokok.

Sebanyak 1,2 juta kasus di antaranya terjadi pada perokok pasif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara hindari bahaya paparan asap rokok

Arie menerangkan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan demi menghindari paparan asap rokok, yakni:

1. Hindari area orang yang merokok.

2. Menggunakan masker.

3. Konsumsi minum air putih yang banyak demi membersihkan tenggorokan dan saluran pernapasan.

Baca juga: Pakar Unair: Kenali Tingkat Parah Varises dan Cara Penyembuhannya

4. Ganti pakaian yang terpapar rokok.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.