Erwin Hutapea
ASISTEN EDITOR

Penyelaras Bahasa dan penulis di Kompas.com, pemerhati kebahasaan, dan pengelola media sosial Bicara Bahasa

Setahun Pandemi Corona, Istilah Seputar Covid-19 Pun Tercipta

Kompas.com - 02/03/2021, 13:53 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Setelah sejumlah kosakata itu disepakati, setiap kementerian atau lembaga tersebut menyosialisasikan lewat media dan cara mereka masing-masing, misalnya situs web dan keterangan pers, sehingga tidak melulu melalui Badan Bahasa.

Pentingnya pemadanan istilah asing ke dalam bahasa Indonesia dimaksudkan agar lebih mudah dipahami dan selanjutnya diharapkan bisa digunakan oleh masyarakat serta semua institusi pemerintah dan swasta di seluruh pelosok Nusantara dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketika istilah itu keluar, bermunculan banyak reaksi dari masyarakat. Akhirnya disimpulkan bahwa harus direkayasa dengan bahasa yang baik sehingga informasi itu tersampaikan. Istilah Covid-19 ini teknis, tapi harus sampai ke akar rumput, jadi kata kuncinya itu bahasa,” ucap Azhari.

Baca juga: Imlek, Arti Kata dan Perkembangannya

Berikut ini daftar istilah asing yang telah dipadankan secara resmi oleh Badan Bahasa ke dalam bahasa Indonesia:

- antiseptict = antiseptik
- chloroquine = klorokuin
- corona suspect = terduga korona; suspek korona
- corona virus = koronavirus; virus korona
- coronavirus disease = penyakit koronavirus
- cross contamination = kontaminasi silang
- decontamination = dekontaminasi
- disinfectant = disinfektan
- droplet = percikan
- face shield = pelindung wajah
- flattening the curve = pelandaian kurva
- hand sanitizer = penyanitasi tangan
- hazmat mask = alat pelindung wajah
- hazmat suit = alat pelindung diri (APD)
- herd immunity = kekebalan kelompok
- imported case = kasus impor
- incubation = inkubasi
- isolation = isolasi
- local transmission = penularan lokal
- lockdown = karantina wilayah
- mask = masker
- massive test = tes serentak
- new normal = kenormalan baru
- pandemic = pandemi
- physical distancing = penjarakan fisik
- protocol = protokol
- rapid strep tes = uji strep cepat
- rapid test = uji cepat
- respirator = respirator
- screening = penyaringan
- self isolation = isolasi mandiri
- self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri
- social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial
- social media distancing = penjarakan media sosial
- social restriction = pembatasan sosial
- specimen = spesimen; contoh
- survivor = penyintas
- swab test = uji usap
- thermo gun = pistol termometer
- throat swab test = tes usap tenggorokan
- tracing = penelusuran; pelacakan
- ventilator = ventilator
- work from home = kerja dari rumah (KDR)
- work from office = kerja dari kantor (KDK)
- zoonosis = zoonosis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.