Program Pintar
Praktik baik dan gagasan pendidikan

Kolom berbagi praktik baik dan gagasan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Kolom ini didukung oleh Tanoto Foundation dan dipersembahkan dari dan untuk para penggerak pendidikan, baik guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, dan pemangku kepentingan lain, dalam dunia pendidikan untuk saling menginspirasi.

Pembelajaran Tatap Muka, antara Penantian dan Harapan

Kompas.com - 06/03/2021, 16:13 WIB
Guru SMPN 2 Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah mendampingi siswanya belajar dari rumah yang tidak bisa mengikuti pembelajaran daring karena tidak memiliki HP atau laptop. Pembelajaran tatap muka pasca vaksinasi menjadi harapan agar siswa bisa kembali mendapatkan layanan pembelajaran. DOK. TANOTO FOUNDATIONGuru SMPN 2 Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah mendampingi siswanya belajar dari rumah yang tidak bisa mengikuti pembelajaran daring karena tidak memiliki HP atau laptop. Pembelajaran tatap muka pasca vaksinasi menjadi harapan agar siswa bisa kembali mendapatkan layanan pembelajaran.

Sulit membangun interaksi guru-siswa

Sebagian guru kesulitan mengeksplorasi aplikasi pendukung PJJ secara maksimal, sehingga interaksi guru dengan siswa kurang maksimal. Mayoritas hanya mengumpulkan tugas pembelajaran tanpa tindak lanjut dengan refleksi.

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang mereka rancang untuk penuntasan belajar tidak bermakna karena kurangnya interaksi guru dan siswa secara intensif.

Bahkan kadang ada guru yang harus terjun keliling ke rumah siswa hanya untuk mengambil tugas. Hal ini akan membuat penilaian kepada siswa menjadi tidak valid. Kalau penilain sudah tidak valid, maka kompetensi yang ditargetkan kepada siswa sulit tercapai.

Baca juga: Selain Vaksin untuk Guru, Ada Dua Indikator Belajar Tatap Muka

Kerinduan terhadap sekolah tatap muka

Kegiatan PJJ akan lebih maksimal jika infrastruktur pendukung seperti jaringan internet sudah merata, guru lebih kreatif mengelola kegiatan PJJ, hingga peran aktif orangtua dalam mendukung anaknya belajar dari rumah.

Semoga kurangnya interaksi dan refleksi antara guru, siswa dan orangtua dapat diminimalisir dengan pembelajaran tatap muka.

Semoga di bulan Juli 2021, semua guru, siswa, dan orangtua bisa tersenyum bahagia ketika menikmati kembali pembelajaran tatap muka. Sungguh penantian yang berharap pada kenyataan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.