Kompas.com - 11/03/2021, 17:17 WIB
Ilustrasi internet, media sosial. SHUTTERSTOCKIlustrasi internet, media sosial.

KOMPAS.com - Bantuan Internet oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai disalurkan hari ini, Kamis (11/3/2021) hingga 15 Maret 2021.

Namun, bagi siswa, tenaga pengajar hingga mahasiswa dan dosen yang belum mendapatkan kuota ini karena nomor HP/ponselnya berubah, Kemendikbud memastikan bantuan bisa diterima di waktu yang berbeda.

Dilansir dari kanal Youtube Kemendikbud saat peluncuran kuota internet Senin (1/3/2021) Kemungkinan, penerima baru akan menerima bantuan pada bulan April 2021 mendatang. Begitu pula bagi yang belum pernah mendapat subsidi kuota tahun lalu.

Siswa atau tenaga pengajar yang nomor ponselnya berubah bisa melapor ke pimpinan satuan pendidikan masing-masing, dalam hal ini sekolah atau satuan lebih tinggi, untuk mendapatkan kuota pada bulan April.

Nantinya, pimpinan operator di satuan pendidikan tinggal mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk nomor yang berubah atau nomor yang baru ke laman vervalponsel.data.kemdikbud.go.id bagi jenjang PAUD, SD hingga SMA atau pddikti.kemdikbud.go.id bagi perguruan tinggi.

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim sendiri mengatakan subsidi kuota internet tahun 2021 memiliki pengecualian.

Baca juga: Hati-hati, Ada Link Hoaks Kuota Gratis Kemendikbud di WhatsApp

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nadiem menerangkan penerima bantuan internet bulan November-Desember 2020 yang penggunaannya kurang dari 1 GB, tidak akan menerima subsidi kuota tahun ini.

"Artinya memang tidak digunakan data yang digunakan dengan berbagai alasan," kata Nadiem.

Nadiem mengingatkan, penerima bantuan subsidi kuota internet bulan November-Desember akan otomatis mendapat bantuan kuota internet tahun 2021.

"Sehingga, pemimpin satuan pendidikan tidak perlu lagi mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) lagi untuk yang sudah menerima bantuan November-Desember," ungkap Nadiem.

Kebijakan bantuan kuota data internet disalurkan selama tiga bulan sejak bulan Maret 2021.

Dalam paparannya, Mendikbud menerangkan bahwa peserta didik PAUD mendapat 7 GB/bulan.

Lalu, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 10 GB/bulan, dan pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 12 GB/bulan. Sedangkan, mahasiswa dan dosen mendapat 15 GB/bulan.

"Bantuan akan disalurkan pada tanggal 11-15 setiap bulan dan berlaku selama 30 hari sejak diterima,” ujarnya.

Mendikbud menjelaskan berdasarkan masukan masyarakat, keseluruhan bantuan kuota data internet di tahun 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses semua laman dan aplikasi.

Baca juga: Ini Bedanya Kuota Data Internet Kemendikbud 2020 dan 2021

Kecuali yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta daftar pengecualian yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id seperti Instagram, TikTok dan aplikasi lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.