Kompas.com - 23/04/2021, 16:31 WIB
Permesinan merupakan salah satu bidang yang akan difokuskan dalam Program Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Vokasi. Permesinan merupakan salah satu bidang yang akan difokuskan dalam Program Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Vokasi.
|

KOMPAS.com - Seringkali, masyarakat masih memandang remeh lulusan sekolah vokasi. Padahal, lulusan vokasi memiliki bekal keterampilan yang lebih selama perkuliahan.

Atau, selama kuliah banyak dibekali dengan keterampilan dibanding teori. Oleh karena itu, diharapkan lulusan sekolah vokasi bisa lebih siap di era globalisasi.

Dengan dibekali keterampilan khusus selama mengikuti perkuliahan, lulusan vokasi juga lebih banyak memiliki bekal pengalaman kerja.

Baca juga: Ini Kriteria Penerima Beasiswa LPDP bagi Siswa/Mahasiswa Berprestasi

Jadi, lulusan vokasi ada banyak hal yang bisa dibanggakan. Apa saja itu? Melansir akun Instagram Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi & Profesi, Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud, Jumat (23/4/2021), ini 5 alasannya.

1. Skill lebih terasah

Lulusan vokasi akan lebih siap memasuki dunia kerja. Karena selama kuliah lulusan vokasi digodok dengan matang lewat kuliah-kuliah prakteknya.

Belajar di luar kelas buka jadi hal yang aneh. Tapi bukan berarti pengetahuan teori dari mahasiswa vokasi tidak ada. Beban belajar mereka biasanya 40 persen teori, dan sisanya praktek.

2. Pengalaman jauh lebih kaya

Saat mahasiswa Akademik banyak diberikan dengan teori-teori, mahasiswa vokasi lebih banyak mengenyam perkuliahan praktik.

Baca juga: Ramadhan di Swiss, Mahasiswa S3 Ini Puasa Tapi Nggak Terasa Lapar

Sehingga pengalaman yang diperoleh mahasiswa vokasi jauh lebih kaya. Hal ini membuat mahasiswa vokasi punya bekal untuk turun ke dunia kerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X