Kompas.com - 21/06/2021, 15:05 WIB
Orangtua bisa  mengajarkan anak budaya mengantre sejak dini. Tangkap layar Instagram Direktorat SDOrangtua bisa mengajarkan anak budaya mengantre sejak dini.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Mengantre adalah proses menunggu giliran, karena banyaknya orang yang memiliki keperluan yang sama.

Bagi anak kecil, mengantre tentu menjadi sesuatu yang kurang mengasyikkan. Misalnya saat orangtua dan anak akan membeli makanan kesukaan, ternyata banyak pembeli lainnya sehingga harus mengantre.

Sebagai orangtua, membiasakan untuk mengantre ini bisa dilakukan dengan anak sejak mereka kecil.

Dengan kebiasaan baik ini, harapannya saat dewasa, anak bisa tumbuh menjadi seseorang yang tidak asal serobot antrean.

Baca juga: Disdik DKI Jakarta: Manfaat dan Usia Ideal Anak Masuk Sekolah PAUD

Kita harus mengantre saat...

Mengantre biasanya dilakukan ketika ingin memasuki lift, masuk kendaraan umum, membayar di kasir, atau di tempat umum lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merangkum dari Instagram Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), saat mengantre anak dilatih harus sabar, menghargai siapa yang datang terlebih dahulu.

Beberapa situasi yang mengharuskan seseorang mengantre antara lain:

1. Masuk atau keluar lift.

2. Masuk kendaraan.

3. Saat berada di kasir supermarket.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X