Kompas.com - 24/06/2021, 09:30 WIB

KOMPAS.com – Guna mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) serta sebagai alternatif pembelajaran di masa pandemi, Kemendikbud akan melanjutkan program Belajar dari Rumah (BDR) yang ditayangkan di TV Edukasi mulai 1 April 2021

Selain TV Edukasi, untuk memperluas cakupan tayangan Program Belajar Dari Rumah (BDR), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan program BDR ditayangkan di Kanal YouTube Televisi Edukasi dan Kanal YouTube Rumah Belajar Kemdikbud untuk jenjang pendidikan PAUD dan Sekolah Dasar (SD).

Tayangan tersebut dimulai tanggal 1 April sampai 30 Juni 2021, Senin-Jumat pukul 08.00 sampai 11.30 WIB.

Baca juga: Targetkan 17,9 Juta Siswa, Ini Cara Daftar KIP Sekolah SD-SMA 2021

Berikut tautan Youtube TV Edukasi:
kelas 1: http://ringkas.kemdikbud.go.id/BDRSDkelas1 
kelas 2: http://ringkas.kemdikbud.go.id/BDRSDkelas2 
kelas 3: http://ringkas.kemdikbud.go.id/BDRSDkelas3 
kelas 4: http://ringkas.kemdikbud.go.id/BDRSDkelas4 
kelas 5: http://ringkas.kemdikbud.go.id/BDRSDkelas5 
kelas 6: http://ringkas.kemdikbud.go.id/BDRSDkelas6 

Kemendikbud mengajak para pendidik, dan peserta didik serta orang tua untuk memanfaatkan kanal atau alternatif pembelajaran yang telah disediakan tersebut. Tetap terapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan memakai masker untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Untuk menyampaikan masukan dan saran mengenai program BDR, dapat mengisi survei di s.id/surveibdr, mengunjungi website http://ult.kemdikbud.go.id/, atau mengirim surat elektronik ke: pengaduan@kemdikbud.go.id.

Tayangan untuk SD akan mengikuti modul pembelajaran sesuai kurikulum (darurat) dengan mengutamakan pemenuhan kompetensi literasi, numerasi, dan penguatan karakter.

Baca juga: Kemendikbud Ristek: Prioritas PTM Terbatas Bukan Tuntaskan Kurikulum

Agar belajar dari rumah lewat TV Edukasi menjadi lebih bermakna, berikut panduan untuk orangtua dalam mendamping anak SD untuk hari ini, Kamis 24 Juni 2021:

SD Kelas 1

Tayangan:

Bagaimana Pelangi Terbentuk

Sinopsis:

Panji sedang menyusun puzzle bergambar pelangi, supaya bisa mengingat proses terbentuknya pelangi. Kemudian Panji mengajak Ibu mengulang kembali cerita “Gara-gara Piko”, serta menulis dan menggambar tugas dari cerita tersebut. Panji juga membaca BALIMA menggunakan kartu buatan sendiri. Yuk, kita siapkan kertas dan gunting untuk membuat kartunya. Panji juga membantu Ibu membuat telur dadar dan belajar memperkirakan hasil pengurangan dua bilangan menggunakan telur. Ia juga belajar mengukur sudut yang besarannya lebih besar atau lebih kecil dari sudut siku-siku.

Muatan dan materi pembelajaran:

Literasi

  • Mengenali bagaimana pelangi terbentuk.
  • Menulis Tematik.
  • Membaca BALIMA.
  • Membaca Terbimbing.
  • Menjawab lisan.

Numerasi

  • Memperkirakan hasil operasi pengurangan dua buah bilangan pada konteks tertentu.
  • Cara mengukur sudut yang besarannya lebih besar atau lebih kecil dari sudut siku-siku.
  • Penguatan Karakter
  • Religius, terlihat ketika berdoa sebelum belajar.
  • Rajin membantu, terlihat ketika membantu ibu.
  • Rasa ingin tahu, terlihat selalu mengajukan pertanyaan.
  • Ketelitian, terlihat saat menghitung jumlah perkiraan.
  • Rasa syukur, terlihat saat mengucapkan terima kasih kepada orang tua saat mendampingi belajar.

Baca juga: Indofood Buka Lowongan Kerja 2021 untuk Lulusan SMA/SMK-S1

SD Kelas 2

Tayangan:

Bagaimana Pelangi Terbentuk?

Sinopsis:

Bagaimana agar kita bisa melihat pelangi dengan jelas? Ayah menjelaskannya pada Jingga melalui bacaan berjudul “Bagaimana Pelangi Terbentuk?”. Kemudian Ayah meminta Jingga melakukan percobaan membuat pelangi dengan menyemprotkan air searah sinar matahari. Wah, seru! Bukan hanya itu, Ayah pun menjelaskan tentang perkiraan hasil perkalian menggunakan kotak berisi pensil warna. Ayah juga mengajarkan membuat sudut ½ putaran menggunakan kedua lengan dan sudut ¼ putaran memakai jaritangan!

Muatan dan materi pembelajaran:

Literasi dan Numerasi

  • Siswa mampu menjawab pertanyaan pada pesan pagi.
  • Siswa mampu mengenali proses terbentuknya pelangi
  • Siswa mampu membaca lima kata
  • Siswa mampu berlatih untuk kegiatan membaca terbimbing
  • Siswa mampu mengenal sudut seperempat putaran.
  • Siswa mampu membuat sudut seperempat putaran dengan bagian tubuh.

Penguatan karakter

  • Beriman, bertakwa pada Tuhan YME dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, bergotong-royong, kreatif, dan berkebhinekaan global.

Baca juga: Lowongan Kerja Wings Group untuk Lulusan SMA/SMK, D3 dan S1-S2

SD Kelas 3

Tayangan:

Ada Pelangi di Rumahku

Sinopsis:

Dodi tampak heran melihat ada pelangi yang muncul saat Shinta sedang menyiram tanaman. Dari sini Dodi jadi tahu proses terbentuknya pelangi yang hanya butuh rintik air dan juga sinar matahari. Kak Jo pun menjelaskan proses terbentuknya pelangi melalui buku berjudul “Bagaimana Pelangi Terbentuk?”. Pada segmen Es Tung Tung (Berestimasi dan Berhitung), Dodi dan Shinta membuat perkiraan hasil perkalian melalui kotak dan isi pensilnya. Selain itu, mereka juga mempelajari tentang satuan derajat ( o ) yang digunakan untuk menjelaskan besarnya sudut.

Muatan dan materi pembelajaran:

Literasi

  • Menyimak cerita “Bagaimana Pelangi Terbentuk?”.
  • Menjawab pertanyaan dari cerita.
  • Menjelaskan urutan agar pelangi dapat terlihat.
  • Membaca lima kata dengan nyaring.

Numerasi

  • Mengenal satuan derajat untuk sudut.

Penguatan Karakter

  • Bekerjasama.
  • Berakhlak mulia.
  • Bernalar kritis.

Baca juga: Apotek K-24 Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1 Fresh Graduate

SD Kelas 4

Tayangan:

Pemanfaatan Energi Alternatif

Sinopsis:

Kak Zara dan Rio mengajak teman-teman menanam sayuran di rumah karena mudah sekali menanamnya. Dari bacaan “Kebun Baru Tom”, Rio baru tahu bahwa kita bisa menanam sisa sayuran di dalam botol plastik berisi air. Dari bacaan itu juga Kak Zara menjelaskan cara membuat infografis yang menarik. Kemudian, Kak Zara dan Rio melakukan diskusi penghitungan bangun datar lingkaran serta mengenal jenis bahan bakar, salah satunya gas elpiji. Apakah kalian tahu bahwa berat tabung dan berat gas elpiji itu berbeda?

Muatan dan materi pembelajaran:

Literasi

  • Bacaan: “Kebun Baru Tom”.
  • Membuat infografis.
  • Mengganti kata singkatan

Numerasi

  • Luas bangun yang diarsir.
  • Pembulatan pada berat tabung gas.
  • Pembulatan pada berat dalam layar timbangan

Penguatan Karakter

  • Bernalar kritis.
  • Kreatif.
  • Gotong-royong

SD Kelas 5

Tayangan:

Caraku Mengubah Masa Depan

Sinopsis:

Hari ini kamu akan membaca kelanjutan cerita Kiki yang berusaha keras menghemat air setelah menerima surat dari Abece. Kemudian, Kak Evan menunjukkan cara menyunting tulisan agar menjadi lebih mudah dimengerti, dan menulis teks iklan layanan masyarakat. Pada segmen numerasi, kamu akan mempelajari konsep penggunaan desimal pada jam, untuk menghitung kebutuhan air oleh setiap orang dalam satu keluarga, serta menghitung harga bahan bakar. Proyek kreatif minggu ini sampai pada kesimpulan tentang siapa anggota keluarga yang paling hemat dalam penggunaan air.

Muatan dan materi pembelajaran:

Literasi

  • Membaca cerita “Aku Bisa”.
  • Menulis teks iklan layanan masyarakat.
  • Menyunting tulisan agar lebih baik.

Numerasi

  • Mengaplikasikan pembagian desimal pada konteks hemat energi dan cara penghematannya.

Penguatan Karakter

  • Beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Berakhlak mulia.
  • Bernalar kritis.
  • Peduli lingkungan.

SD Kelas 6

Tayangan:

Hemat Energi, Selamatkan Bumi

Sinopsis:

Kay sedang sibuk dengan laptopnya, ketika temannya menelepon. Dia membiarkan laptopnya menyala saat dia menerima telepon. TV di rumah pun menyala, sedangkan Mama sibuk membuat kue di dapur dengan oven listrik. Papa pun meminta Kay dan Mama mematikan alat-alat tersebut dan menyalakan yang dibutuhkan saja. Papa menjelaskan cara menentukan persentase penghematan beban listrik dan mengurutkannya dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya. Oya, Kay bilang kalian juga akan belajar tentang kalimat baku dan kalimat tidak baku, serta menyunting teks menjadi tulisan formal seperti untuk teks pidato.

Muatan dan materi pembelajaran:

Literasi

  • Menjelaskan manfaat energi listrik.
  • Pentingnya mengembangkan energi alternatif dari sumber daya alam terbarukan.
  • Membuat teks pidato dengan tema hemat energi.
  • Menyunting kalimat tidak baku menjadi kalimat baku.
  • Menyunting teks menjadi tulisan yang lebih formal

Numerasi

  • Menentukan persentase penghematan beban listrik dan mengurutkannya dari yang terkecil sampai terbesar atau sebaliknya.

Penguatan Karakter

  • Berkebhinekaan global.
  • Berakhlak mulia.
  • Bernalar kritis.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.