Kompas.com - 08/07/2021, 17:38 WIB
Kampus Universitas Padjadajaran (Unpad) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang. KOMPAS.com/RENI SUSANTIKampus Universitas Padjadajaran (Unpad) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

KOMPAS.com - Universitas Padjadjaran (Unpad) berkomitmen penuh membantu sivitas akademika maupun tenaga kependidikan yang terpapar Covid-19.

Sejumlah layanan pendampingan hingga pencegahan terus dilakukan guna memutus mata rantai pandemi Covid-19, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Rektor Unpad, Prof. Rina Indiastuti menjelaskan sejumlah fasilitas sudah disiapkan, mulai dari fasilitas pemeriksaan swab PCR gratis hingga penyediaan fasilitas isolasi mandiri di dalam kampus.

“Kami Unpad melayani kalau ada warga Unpad yang ingin mendeteksi kemungkinan terpapar Covid-19 melalui tes PCR tanpa dipungut biaya,” kata Rektor dalam acara “Rektor Menyapa” bertema “Siaga Menuju Unpad Sehat di Masa Pandemi”, Selasa (6/7/2021), seperti dirangkum dari laman Unpad.

Baca juga: Beasiswa S2 di PPM School Jakarta 2021, Kuliah Gratis dan Uang Saku

PCR gratis dan vaksinasi Covid-19

Fasilitas pemeriksaan swab PCR gratis tersedia di Klinik Kesehatan Unpad, Jatinangor, diperuntukkan bagi warga Unpad beserta keluarga yang terverifikasi berdasarkan hasil identifikasi dan pelacakan oleh tim Champions Satgas Covid-19 Unpad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketua Satgas Covid-19 Unpad, Dwi Agustian menjelaskan pelaksanaan tes PCR gratis dilakukan bagi mereka yang sudah merasakan gejala awal Covid-19. Pelaksanaan tes digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Bagi mereka yang sudah bergejala, sebaiknya segera dites. Kita fasilitasi khususnya bagi mereka yang tidak mampu dan tidak memiliki akses untuk mendapatkan tes dengan cepat,” kata dia.

Tidak hanya pemeriksaan PCR gratis, Unpad juga mulai melakukan vaksinasi kepada mahasiswa sejak Senin (5/7). Vaksinasi dilakukan di dua tempat, yaitu Klinik Kesehatan kampus Jatinangor serta Klinik Kesehatan di kampus Dipati Ukur. Proses vaksinasi di dua tempat tersebut dibatasi hanya 100 orang per hari.

Baca juga: Beasiswa Unggulan 2021 Kemendikbud untuk Mahasiswa S1-S3: Manfaat dan Cara Daftar

“Alhamdulillah mahasiswa merespons dengan cepat. Kuota pendaftaran vaksinasi saat ini sudah habis. Mudah-mudahan dengan vaksinasi, mereka bisa kembali beraktivitas di kampus dengan aman,” ujarnya.

Saat ini, proses vaksinasi hanya dibatasi bagi mahasiswa yang berasal dari wilayah Bandung Raya dan Sumedang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.