Kompas.com - 05/08/2021, 10:25 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/(Shutterstock/Petovarga)Ilustrasi Covid-19
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menghindari kerumunan menjadi salah satu cara mencegah penularan virus corona.

Mengingat pentingnya menghindari kerumunan di masa pandemi Covid-19, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan sistem deteksi kerumunan guna mencegah penularan virus corona.

Ketua tim peneliti, Zulfa Andriansyah mengatakan, sistem yang dikembangkan ini dapat mendeteksi adanya kerumunan sekaligus menampilkan informasi kapan dan dimana kerumunan terjadi.

Menurut Zulfa, sistem yang diberi nama Syncrom atau kepanjangan dari System of Detection and Crowd Mapping ini dibuat berbasis berbasis Deep Learning dan WebGIS.

Baca juga: Kemendikbud Ristek Anggarkan Rp 745 Miliar untuk Bantuan UKT Mahasiswa

Zulfa menerangkan, melalui sistem ini dapat mendeteksi adanya kerumunan dengan menyajikan informasi jumlah massa. Selain itu juga bisa menampilkan visualisasi kondisi di lapangan baik waktu dan tempat terjadinya kerumunan secara near realtime (mendekati realtime).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan platform ini sistem pemantauan bisa dilakukan secara terus-menerus selama 24 jam. Data terus diupdate setiap 30 detik," terang Zulfa Andriansyah seperti dikutip dari laman UGM, Rabu (4/8/2021).

Syncrom dikembangkan Zulfa bersama dengan keempat rekannya yaitu M. Ihsanur Adib (Kartografi dan Penginderaan Jauh), Wahyu Afrizal Bahrul Alam (Teknologi Informasi), Malik Al-Aminullah Samansya (Teknik Nuklir), dan Najmuddin Muntashir ‘Abdussalam (Teknik Industri).

Baca juga: 5 Bantuan Kemendikbud Ristek Selama Pandemi Covid-19

Inovasi para mahasiswa ini dilakukan di bawah bimbingan dosen Taufik Hery Purwanto lewat Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) tahun 2021.

Berkat inovasi ini, mereka memperoleh dana hibah pengembangan sebesar Rp 9 juta dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Dia menambahkan, dalam sistem ini juga dilengkapi dengan fitur peringatan dini adanya kerumunan. Peringatan adanya kerumunan di lokasi terdeteksi akan disampaikan melalui pengeras suara secara otomatis.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.