Kompas.com - 04/09/2021, 11:32 WIB

KOMPAS.com - Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Plt Dirjen Dikti) Kemendikbud Ristek, Nizam mengajak semua sivitas akademika perguruan tinggi untuk menjadi insan-insan yang toleran serta menghindari segala bentuk intoleransi di kampus.

Nizam menyampaikan pesan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim tentang tiga dosa besar yang harus dihindari di sekolah maupun kampus.

Ia mengatakan, ada tiga hal yang tidak boleh terjadi di lingkungan perguruan tinggi, yaitu intoleransi, peredaran narkoba dan miras, dan perundungan dan kekerasan seksual.

“Tiga dosa besar ini tidak boleh terjadi di kampus. Upaya-upaya saling menghargai dan saling mendukung untuk tumbuh lebih baik harus dikembangkan di kampus”, tegas Nizam saat memberikan arahan di hadapan sivitas akademik Institut Kesehatan Deli Husada, Rabu (2/9/2021), seperti dirangkum dari laman Dikti Kemendikbud.

Baca juga: Tanoto Foundation Buka Beasiswa Mahasiswa S1, Beri Biaya Kuliah dan Hidup

Dosa besar kedua yang harus dihindari kampus adalah peredaran atau penyalahgunaan miras dan narkoba.

Nizam menekankan bahwa kampus harus bebas dari aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan peredaran miras maupun penyalahgunaan narkoba baik oleh sivitas akademika maupun masyarakat di lingkungan kampus.

Ketiga yaitu perundungan dan kekerasan seksual. “Ini jangan sampai terjadi di Kampus. Kampus merupakan tempat yang ramah dan aman. Kampus merupakan tempat tumbuhnya potensi dan pengembangan diri mahasiswa”, harap Nizam.

Nizam menjelaskan bahwa dengan menghindari tiga dosa besar tersebut perguruan tinggi dapat berfokus dalam upaya-upaya menyiapkan insan-insan yang profesional dan kompeten serta pengembangan potensi mahasiswa dalam menghadapi masa depan.

Baca juga: Pelatihan Bahasa Korea Gratis Korea Foundation 2022, Tunjangan Rp 12,6 Juta Per Bulan

Ia mengapresiasi berbagai upaya perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan tridharma pendidikan tinggi dengan melakukan berbagai inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Kampus memiliki peran menjadi contoh masyarakat yang egaliter, saling asah asih asuh, dan inklusif," papar Nizam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.