Kompas.com - 11/09/2021, 06:07 WIB
Ilustrasi gatal shutterstockIlustrasi gatal
|

KOMPAS.com - Bagi siswa sekolah, tentu pernah mengalami rasa gatal. Tetapi, kenapa makin digaruk makin terasa gatal?

Melansir akun resmi Instagram Kemendikbud Ristek, Kamis (9/9/2021), hal ini karena tubuh memproduksi serotonin untuk mengurangi rasa sakit.

Senyawa tersebut membuat tubuh merasa puas saat menggaruk bagiannya yang terasa gatal tersebut.

Baca juga: Manusia Purba di Indonesia, Siswa Yuk Belajar

Tetapi, makin sering tubuh menggaruk, maka makin banyak pula rasa sakit yang muncul dan serotonin yang diproduksi. Hal tersebut akhirnya menyebabkan tubuh makin tersugesti untuk terus menggaruk.

Ini penjelasan lengkapnya:

1. Rasa gatal akan makin terasa ketika kita menggaruknya. Penyebab rasa gatal tersebut antara lain:

  • alergi
  • infeksi kulit
  • gigitan serangga

2. Untuk menghentikan rasa gatal, otak akan memerintahkan saraf tubuh untuk menggaruk. Kemudian, saraf tubuh mengirim sinyal rasa sakit akibat garukan ke otak.

Sehingga ia akan menganggap rasa gatal tersebut hilang.

3. Selanjutnya tubuh akan memproduksi seratonin untuk mengurangi rasa sakit.

Senyawa tersebut membuat tubuh merasa puas ketika bagian yang teras gatal digaruk.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.