Kompas.com - 14/09/2021, 13:24 WIB
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim saat bermalam di rumah Ibu Guru Nuri (14/9/2021) usai meninjau pelaksanaan PTM terbatas di beberapa sekolah Surakarta, Jawa Tengah. DOK. KEMENDIKBUD RISTEKMendikbud Ristek Nadiem Makarim saat bermalam di rumah Ibu Guru Nuri (14/9/2021) usai meninjau pelaksanaan PTM terbatas di beberapa sekolah Surakarta, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Sebuah kesempatan langka ketika Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim memutuskan untuk menginap di rumah salah satu guru.

Mendikbud Ristek Nadiem, yang kerap disapa "Mas Menteri", usai meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah Kota Surakarta, melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebelum memulai agenda resmi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Mas Menteri memutuskan bermalam di rumah seorang calon Guru Penggerak angkatan ketiga, Khoiry Nuria Widyaningrum (Ibu Nuri), Senin (13/9/2021).

“Mohon maaf mengganggu, Ibu. Saya ingin mampir. Apakah boleh?,” ucap Menteri Nadiem di teras kediaman keluarga Ibu Nuri.

Ibu Nuri, guru di SDN Jetisharjo, Kabupaten Sleman tidak menyangka dirinya akan dikunjungi Mendikbudristek. Begitu pula suaminya yang seorang guru SD Muhammadiyah Domban 3 dan kedua orang tuanya yang juga pensiunan guru sekolah Muhammadiyah.

Mereka mengaku terkejut sekaligus bahagia. “Saya masih berpikir, sekelas Mas Menteri mana mungkin datang ke rumah?,” ucap Ibu Nuri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mendikbudristek menjelaskan maksud dan tujuan dirinya memutuskan menginap di rumah Bu Guru Nuri tak lain karena ingin belajar dari Guru Penggerak.

Baca juga: Nadiem: Lulusan Guru Penggerak Diprioritaskan Jadi Kepala Sekolah

 

“Program Guru Penggerak itu adalah salah satu program terpenting Kemendikbudristek, karena program ini adalah regenerasi pemimpin-pemimpin sekolah. Kalau saya tidak lagi menjabat sebagai Menteri, yang akan meneruskan transformasi pendidikan adalah para Guru Penggerak,” ungkap Nadiem.

“Saya ingin merasakan langsung keseharian sebagai calon Guru Penggerak agar saya lebih memahami. Saya ingin tahu suka dan duka Ibu Nuri sebagai guru. Boleh, Ibu, saya minta izin menginap?,” ujar Mendikbudristek memastikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.