Kompas.com - 22/09/2021, 16:10 WIB
SMK Raden Umar Said (RUS) Dok. Vokasi Kemendikbud RistekSMK Raden Umar Said (RUS)

KOMPAS.com - SMK Raden Umar Said (RUS) berhasil membawa peserta didiknya untuk mendapatkan penghargaan mulai dari tingkat nasional hingga internasional.

Salah satu film animasi yang berjudul "Unristing Your Heart" berhasil meraih penghargaan internasional, yakni menjadi nominasi dari “The 20th Kansas Internasional Film Festival 2020”, “Canberra Short Film 2019”, “Pune Short Film Festival 2019”, serta mampu menjadi pemenang di ajang “HelloFest” 2019.

Sebagai SMK yang menyediakan pembelajaran dengan bidang keahlian pembuatan film animasi, SMK RUS terus memberikan motivasi kepada peserta didiknya untuk dapat terus melahirkan karya-karya terbaik yang mampu bersaing di kancah global.

Baca juga: Beasiswa S1 Korea Selatan, Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp 10 Juta Per Bulan

Luce Chiaro Blasius Malikmass, salah satu siswa animasi SMK RUS bercerita kalau ketertarikannya pada dunia animasi membawanya memilih untuk menempuh pendidikan di SMK.

Luce mengatakan, dari SMK dirinya mendapatkan banyak pembelajaran yang mendukungnya untuk mewujudkan impian dalam melahirkan karya animasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya sudah membuat lumayan banyak, salah satunya Gugus Space Journey itu kayak lagu anak-anak, beberapa serial/selanjutnya ada Merdeka Belajar, serta beberapa iklan VR dan AR,” ungkapnya seperti dikutip dari laman Vokasi Kemendikbud.

Sementara itu pengajar SMK RUS Rico Andriansyah mengaku turut memberikan motivasi kepada peserta didiknya untuk dapat terus melahirkan karya-karya terbaik yang mampu bersaing di kancah global.

“Jangan pernah takut untuk bermimpi dan berkarya. Selama ada mimpi pasti ada jalan, selama mau berkarya itu pasti akan ada orang yang lihat. Harus berani ada gerakan nyata, karena tanpa gerakan nyata itu sama saja bohong,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan, prestasi yang diraih oleh SMK RUS merupakan suatu kebanggaan yang perlu untuk ditularkan kepada peserta didik SMK lainnya untuk terus melahirkan karya terbaik.

Baca juga: BCA Buka Magang Bakti 1 Tahun untuk Lulusan SMA-SMK, D3 dan S1

“Saya bangga dengan prestasi tersebut yang menerima penghargaan internasional. Seperti itulah pendidikan vokasi. Intinya, pendidikan vokasi itu harus link and match dengan industri menghasilkan lulusan, seperti Mas Rico, serta Alffy Rev dan Novia Bachmid dalam karya Indonesia Wonderland,” ujar Wikan di salah satu program acara Kompas TV.

Wikan menambahkan, secara dasar kebijakan “link and match” akan menimbulkan keyakinan masyarakat terhadap pendidikan vokasi.

Karenanya, imbuh dia, melalui Merdeka Belajar juga pemerintah memberikan fasilitas bagi peserta didik untuk dapat belajar sesuai dengan passion masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.