Kompas.com - 30/11/2021, 16:06 WIB
Pelatihan mahasiswa Unpad Dok. UnpadPelatihan mahasiswa Unpad

KOMPAS.com - Cepatnya perkembangan teknologi dan dinamika global menantang lulusan perguruan tinggi untuk menguasai sejumlah keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja masa kini dan beberapa tahun mendatang.

Mengutip riset McKinsey, diperkirakan ada 35 persen jenis pekerjaan yang akan hilang digantikan dengan teknologi dalam beberapa tahun mendatang.

Namun, di sisi lain ada optimisme muncul. Sekitar 65 persen pekerjaan di bidang IT akan lahir.

Pemerintah mengharapkan para mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah untuk beradaptasi dengan kemajuan zaman demi masa depan.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Abdul Kahar mendorong mahasiswa untuk tak hanya menjadi sosok yang biasa-biasa saja.

Baca juga: Program Kampus Mengajar 3 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga Bantuan UKT

“Jangan menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, tetapi harus menjadi mahasiswa yang siap menerima perubahan,” ujar Abdul saat memberikan pengarahan pada Pelatihan Motivasi dan Pengembangan Diri di Unpad Training Center, seperti dilansir dari laman Unpad.
Abdul menjelaskan, seiring kemajuan teknologi, tidak ada lagi sekat yang membatasi mahasiswa untuk berprestasi. Memperoleh ilmu tidak hanya dari bangku perkuliahan. Mahasiswa juga dapat melihat dunia luar dengan mudah berbekal teknologi.

Manfaatkan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Ia mencontohkan, dengan hanya dengan berada di rumah, mahasiswa kini dapat mengakses berbagai layanan perpustakaan terbaik di dunia sepanjang waktu.

“Karena itu, tidak ada bedanya antara mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa asing. Bedanya hanya bagaimana kita bisa mempersiapkan diri dengan teknologi yang ada,” tuturnya.

Abdul mendorong setiap mahasiswa untuk memanfaatkan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka sebagai ajang memperkaya diri. Program ini, menurut Abdul memiliki pola pikir yang paripurna.

Baca juga: Mahasiswa Bersiap, IISMA 2022 Kemendikbud Bakal Gandeng Kampus Top Dunia

“Kalau ilmu yang diteliti hanya satu, tidak akan cukup untuk bersaing. Harus bisa multidisiplin,” kata Abdul.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.