Kompas.com - 14/12/2021, 14:27 WIB

KOMPAS.com - Universitas Padjadjaran (Unpad) raih peringkat keempat sebagai perguruan tinggi dengan pelaksanaan pembelajaran daring terbaik di Indonesia berdasarkan penilaian Sistem Pembelajaran Daring (Spada) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Arief S. Kartasasmita mengatakan, pandemi Covid-19 telah memacu Unpad untuk lebih kreatif dalam mengembangkan pembelajaran daring yang sudah berjalan sejak lama.

"Ini merupakan bagian dari evolusi pembelajaran daring di Unpad yang terus berkembang," ucapnya seperti dilansir dari laman Unpad.

Baca juga: Kemendikbud Ristek: 5 Kampus dengan Pembelajaran Daring Terbaik 2021

Kepala Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran Unpad, Anne Nurbaity mengatakan bahwa Unpad terus melakukan pelatihan intensif bagi dosen dan tenaga kependidikan dari setiap fakultas.

Ia mengatakan, pengembangan pembelajaran daring tidak mungkin ditangani di tingkat rektorat saja. Fakultas justru menjadi ujung tombak pelaksanaan pembelajaran daring.

Karena itu, pada tahun ini, Unpad membentuk program “E-Learning Heroes”. Melalui program ini, terkumpul 2-3 orang per fakultas yang akan membantu tim E-Learning Unpad.

Selain itu, pihaknya terus mengampanyekan penggunaan Learning Management System (LMS) melalui penyusunan buku pedoman, leaflet, penyelenggaraan diskusi dengan mengundang pakar pembelajaran daring, hingga ToT bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Keberadaan Learning Management System (LMS) LiVE Unpad terus disosialisasikan di kalangan dosen dan mahasiswa.

“Alhamdulillah respons dosen dan mahasiswa sudah banyak menggunakan LiVE Unpad. Pengelola juga terus menerus melakukan perbaikan,” kata Anne.

Baca juga: Kemendikbud Buka Beasiswa Kuliah Merdeka Belajar, Mahasiswa Yuk Daftar

Inovasi lain yang sudah dihasilkan adalah program Massive Open Online Course (MOOC). Program MOOC merupakan sebuah upaya Unpad untuk memperluas akses pendidikan berkualitas kepada masyarakat melalui perkembangan teknologi digital.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.