Kompas.com - 05/01/2022, 19:09 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Di era saat ini, berinvestasi tidak hanya perlu dilakukan oleh orang-orang yang sudah bekerja atau berkeluarga.

Bahkan generasi muda didorong bisa belajar berinvestasi sejak dini. Berinvestasi dalam hal ini, tidak perlu mengeluarkan dana yang besar. Namun bisa melakukan investasi dengan dana yang tersedia.

Apalagi di era digital, banyal platform investasi legal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bisa digunakan.

Untuk memberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan bagi anak muda, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Kantor Perwakilan Bank Mandiri Purwokerto acara Webinar Bijak Atur Uang Bersama Bank Mandiri.

Baca juga: Calon Mahasiswa, Begini Cara Membuat Akun LTMPT 2022

Dalam webinar ini hadir sebagai pembicara Edi Hargiyanto, selaku Area Head Bank Mandiri Purwokerto. Serta Wahyu Adhi Natalia, selalu Mandiri Manajemen Investasi.

Wahyu Adhi Natalia menekankan pentingnya cara mengelola keuangan dengan baik. Dia juga memberikan pandangannya agar dapat mengatur keuangan.

"Hal ini (mengatur keuangan) sangat diperlukan mengingat tantangan keuangan akan selalu datang silih berganti," kata Wahyu Adhi Natalia seperti dikutip dari laman Unsoed, Rabu (5/1/2022).

Tentukan tujuan jangka panjang dan jangka pendek

Menurutnya, dalam mengatur keuangan, seseorang harus memiliki tujuan jangka panjang dan jangka pendek.

Baca juga: LTMPT: Selain Nilai Rapor, 2 Hal Ini Berpengaruh di SNMPTN 2022

Tujuan jangka panjang itu seperti berinvestasi untuk mempersiapkan sekolah anak dan membeli rumah.

Dia menerangkan, untuk tujuan jangka pendek, seseorang berinvestasi untuk memenuhi keinginan semata. Seperti hiburan, pergi liburan, membeli gadget, dan lain-lain.

Wahyu menyarankan, sebelum membeli sesuatu perlu membuat anggaran rutin bulanan terlebih dahulu yang harus disisihkan. Baik untuk keperluan dana investasi atau dana darurat.

Jenis investasi

Selain itu disampaikan juga mengenai langkah-langkah untuk memulai investasi beserta risikonya.

Saat ini banyak cara berinvestasi yang bisa dilakukan. Mulai dari reksadana, saham, tabungan berjangka, tabungan emas dan masih banyak lagi.

Risiko dalam berinvestasi ada risiko likuiditas, profit loss, dan lain-lain. Selain investasi, juga mengenai langkah-langkah yang tepat dalam manajemen hutang.

"Kita harus memiliki strategi manajemen hutang yang tepat. Yaitu dengan berhutang untuk hal yang produktif dengan jumlah hutang tidak lebih besar dari 30 persen pendapatan," kata dia.

Baca juga: Siswa Kelas 12, Ini Tips Sukses Hadapi UTBK SBMPTN 2022

Keuntungan diversifikasi investasi

Dalam webinar tersebut juga dibahas tentang rekomendasi investasi yang bisa dilakukan. Yakni dengan melakukan diversifikasi aset, diversifikasi mata uang hingga diversifikasi market.

Ada beberapa keuntungan saat melakukan diversifikasi investasi, yakni:

  • Mendapatkan potensi optimal di setiap instrumen.
  • Memitigasi berbagai macam risiko dengan tidak menempatkan seluruh dana di satu instrumen saja.
  • Dapat menggunakan setiap aset sebagai kendaraan untuk mencapai tujuan investasi tertentu.

Baca juga: Dirjen Vokasi: Salah Pilih Prodi Efeknya Sepanjang Hidup

Itulah pembahasan mengenai pengelolaan keuangan dan pentingnya berinvestasi bagi anak muda. Dengan bijaksana mengelola uang dan berinvestasi sejak muda, hal ini menunjukkan rencana masa depan yang lebih baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Edu
Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

BrandzView
Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Edu
Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Edu
Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Edu
Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Edu
Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Edu
Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Edu
Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Edu
ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

Edu
Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Edu
Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Edu
Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Edu
Ners UM Surabaya Beri 3 Tips Atasi Perut Kembung dan Kentut Berlebihan

Ners UM Surabaya Beri 3 Tips Atasi Perut Kembung dan Kentut Berlebihan

Edu
Kemendikbud: 143.000 Satuan Pendidikan Terapkan Kurikulum Merdeka

Kemendikbud: 143.000 Satuan Pendidikan Terapkan Kurikulum Merdeka

Edu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.