Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/02/2022, 09:14 WIB
Albertus Adit

Penulis

Dalam praktek klinis, gejala lainnya adalah seringnya batuk pilek berulang, radang berulang yang mana setelah disingkirkan alergi dan dilakukan pemeriksaan ternyata adalah penyakit jantung bawaan.

Adapun faktor risiko kelainan jantung bawaan antara lain faktor genetik. Faktor risiko lain yang juga dikaitkan dengan kejadian kelainan jantung bawaan ialah:

  • Ibu yang menderita diabetes mellitus atau sakit gula
  • mengonsumsi alkohol dan rokok
  • penggunaan beberapa jenis obat-obatan saat hamil, misalnya lithium, yang digunakan sebagai terapi gangguan jiwa

Tak hanya itu saja, paparan asap rokok seringkali tidak disadari juga menyebabkan kelainan jantung bawaan. Banyak jurnal yang menyebutkan bahwa nikotin dapat menurunkan kadar oksigen hingga 30-40 persen.

Sehingga dapat mengganggu penyerapan zat gizi penting seperti kalsium, vitamin, mineral, dan lain-lain yang dapat mempengaruhi proses pembentukan anatomi jantung, terutama pada trimester pertama kehamilan.

Baca juga: Hari Ini Pendaftaran SNMPTN 2022 Dimulai, Simak Tahapannya

Bisa diketahui saat baru lahir

Sedangkan pada bayi atau anak yang lebih besar dapat menyebabkan BB seret dan menjadi stunting dikemudian hari karena nikotin juga berdampak pada terhambatnya pertumbuhan tulang.

Ia juga mengatakan, gejala penyakit jantung bawaan itu memang ada yang bisa diketahui di awal saat bayi. Misalnya bayi lahir tidak langsung menangis, atau mungkin ada sesak yang berlebihan. Tetapi justru banyak penyakit jantung bawaan itu tidak bisa dideteksi di awal lahir.

Jika kelahiran itu prematur langsung dilakukan pemeriksaan dari awal, baik itu rontgen atau ekokardiografi. "Karena tidak selalu penyakit jantung bawaan berupa lubang atau kelainan sekat itu terdengar pada saat pemeriksaan seorang dokter," jelasnya.

Seorang anak yang sudah didiagnosis memiliki kelainan jantung bawaan tentunya harus tetap dipantau mengenai gejalanya, semakin memberat atau tidak, bagaimana kepatuhan minum obatnya, dan terapinya seperti apa.

Ada beberapa kelainan jantung yang diawal hanya memerlukan obat oral untuk meringankan gejala yang dialami, namun yang paling utama harus mantau bagaimana tumbuh kembangnya.

Paling mudah adalah pemantauan berat badan dan tinggi badan secara mandiri dan perhatikan pada grafik atau melalui aplikasi PrimaKu dari www.idai.or.id.

"Apabila memang didapatkan penambahannya tidak sesuai, maka harus kontrol rutin untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin," tutur dr. Galuh.

Sementara imunisasi yang diterima anak dengan kelainan jantung bawaan sama dengan anak-anak lainnya yang tidak memiliki kelainan jantung bawaan.

Baca juga: SNMPTN 2022: Pilih Satu atau Dua Prodi, Ini Ketentuannya

Hanya saja, yang perlu diperhatikan kondisinya saat menerima imunisasi tersebut. Kalau sedang bergejala berat, sebaiknya ditunda dulu menerima imunisasi yang virus hidup seperti:

  • BCG
  • polio
  • Measles and Rubella (MR)
  • vaksin varicella
  • Japanese Encephalitis (JE)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com