Kompas.com - 21/02/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Bagi kamu yang sedang bingung memilih jurusan kuliah, tidak ada salahnya mencari jurusan yang pas untukmu.

Kamu bisa mencari jurusan kuliah yang kurang diminati, agar peluangmu untuk lolos semakin besar.

Namun, dari sekian banyak jurusan kuliah yang tersedia, ada kalanya kamu juga harus mempertimbangkan prospek kerjanya. Apakah prospek kerjanya besar untuk masa depan atau sebaliknya.

Di antara deretan jurusan kuliah yang tersedia, kampus di Indonesia ternyata memiliki beberapa jurusan langka yang prospek kerjanya juga cukup tinggi.

Baca juga: Dosen IPB: Kebutuhan Ahli Serangga Makin Tinggi, Ini Prospek Kerjanya

Bahkan, jurusan-jurusan ini hanya tersedia khusus di satu kampus saja.

Dilansir dari laman Campuspedia, 8 jurusan langka ini bisa kamu pertimbangkan saat mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Apa saja? Simak daftaranya.

1. Jurusan Sastra Belanda Universitas Indonesia (UI)

Ada banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyediakan prodi atau jurusan sastra. Namun, hanya ada satu kampus yang menyediakan jurusan Sastra Belanda yang terbaik, yaitu Universitas Indonesia (UI).

Seperti jurusan sastra lainnya, dalam jurusan S1 langka ini akan diajarkan segala hal tentang Belanda. Mulai dari linguistik, sejarah, hingga kebiasaan masyarakatnya.

Mahasiswa lulusan jurusan Sastra Belanda diharapkan dapat melakukan kajian sastra, bahasa, dan budaya Belanda.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.