Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/03/2022, 20:44 WIB
Mahar Prastiwi

Penulis

KOMPAS.com - Mahasiswa lulusan Pendidikan Vokasi didorong memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

Keterampilan ini bisa diperoleh saat program magang di industri kerja langsung. Selain itu keterampilan mahasiswa juga diperoleh dari para dosen yang berkompeten.

Sekolah Vokasi Undip menargetkan semua dosennya harus tersertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi (BNSP) atau lembaga asesmen lainnya tahun ini.

Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Ir. Budiyono mengatakan, hal tersebut juga diharapkan bagi semua Sekolah Vokasi di Indonesia.

Baca juga: Unesa Buka Pendaftaran PMW 2022, Dapat Modal Usaha dan Mentoring

Tingkatkan daya saing sekolah vokasi

Hal ini disampaikan Prof. Budiyono saat menerima kunjungan antar-institusi perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi yakni Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi. Namun juga sarana untuk membahas isu-isu strategis tentang penyelenggaraan pendidikan vokasi di perguruan tinggi," papar Prof. Budi seperti dikutip dari laman Undip, Sabtu (12/3/2022).

Budi mengungkapkan, meski institusi yang dipimpinnya terbilang "muda" jika dibandingkan fakultas lainnya di lingkungan Universitas Diponegoro. Pihaknya fokus untuk meningkatkan daya saing Sekolah Vokasi Undip.

"Hal ini dibuktikan dari capaian Sekolah Vokasi yang kini paling tidak pada urutan keempat sebagai fakultas terbaik di Undip," imbuh Prof. Budi.

Baca juga: BPK Penabur Jakarta Buka Lowongan Kerja bagi S1, Intip Syaratnya

Terapkan project based learning di pendidikan vokasi 

Hal ini tercermin dari kinerja tahunan dan alokasi dana yang dikelolanya. Guru Besar Bidang Teknik Kimia ini menambahkan, sebagai penyelenggara pendidikan vokasi di tingkat perguruan tinggi, Sekolah Vokasi Undip menerapkan Project Based Learning (PBL) sebagai metode pembelajaran utama untuk mengasah keterampilan mahasiswa.

"Guna mendukung keberhasilan misi pendidikan vokasi. Setiap dosen sebagai pengajar profesional pun wajib mengantongi sertifikat kompetensi dan profesi," urai Prof. Budi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com