Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/03/2022, 11:12 WIB

"Itera juga akan melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memasarkan teknologi ini ke desa desa yang ada di Indonesia," beber Rektor Itera.

Saat ini teknologi ini sedang mencari investor dan dalam pengembangan tahap lanjut.

Digagas tim dosen Itera dan ITB

CEPOV ITERA-1 dirakit sejak November 2021 kerja sama antara Itera dan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dimotori oleh tim dosen Teknik Mesin Itera.

Tim dosen Itera terdiri dari Rico Aditia Prahmana sebagai ketua tim, Lathifa Putri Afisna, Indra Riayatsyah, Achmad Gusfahmi dan Hadi Teguh Yudistira. Sementara dari dosen ITB didukung oleh Iman Kartolaksono Reksowardojo dan Tirto Prakoso.

Mobil yang dibuat atas gagasan Rektor Itera Prof. Mitra Djamal, dan Staf Ahli Rektor Itera Prof. Deny Juanda Puradimaja ini dirancang sesuai kebutuhan aktivitas masyarakat desa sebagai mobil tangguh pengangkut hasil bumi.

Mobil berjenis pick up dengan motor diesel berkapasitas 7.5 hp yang telah dimodifikasi ini, mampu beroperasi dengan kecepatan antara 20-50 km per jam.

Ketua tim pembuat CEPOV ITERA-1, Rico Aditia Prahmana menambahkan, CEPOV ITERA-1 memiliki keistimewaan dalam pemanfaatan minyak sawit murni sebagai bahan bakar.

Baca juga: Cerita Tiara, Wisudawan Termuda ITS Lulus Sarjana di Usia 19 Tahun

Bisa tempuh jarak 10 km tiap 1 liter bahan bakar

Berdasarkan hasil uji Laboratorium Konversi Energi Itera, mobil CEPOV ITERA-1 dapat menempuh jarak sejauh 10 km dalam setiap 1 liter bahan bakar minyak sawit murni yang digunakan.

Dalam proses produksinya, minyak sawit murni yang dijadikan bahan bakar tidak harus melalui konversi menjadi biodesel, sehingga dapat menghemat biaya produksi.

Pembuatan bahan bakar minyak sawit murni dilakukan melalui proses pengepresan biji sawit dan pemurnian berupa proses degumming untuk menghilangakn getah fosfolipid dan zat lain yang terbawa saat pengepresan.

Berdasarkan perlakuan di laboratorium, 1 liter minyak sawit mentah atau CPO dapat menghasilkan sebanyak 800 ml atau 80 persen minyak sawit murni atau PPO.

Baca juga: Harga Elpiji Naik, Pakar Unair: Perlu Operasi Pasar Berkala

Saat ini, CEPOV ITERA-1 yang telah selesai produksi tahap pertama atau full mekanik masih akan terus disempurnakan hingga dapat benar-benar menjadi mobil desa ramah lingkungan dan sesuai kebutuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+