Kompas.com - 21/06/2022, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Indonesia adalah negara dengan sejuta keberagaman, mulai dari keberagaman suku, agama, ras, budaya, adat istiadat, dan masih banyak lagi.

Sebagai negara maritim yang 62 persen luas wilayahnya merupakan laut dan perairan, Indonesia sangat berpotensi memiliki kekayaan akan kearifan lautnya.

Berbicara tentang kearifan laut, terdapat sebuah suku yang hidupnya cukup erat dengan laut. Suku tersebut dikenal dengan nama suku Bajo.

Suku Bajo merupakan etnis asal Asia Tenggara yang memiliki karakteristik kemaritiman cukup kental.

Baca juga: Sudah Ada sejak Zaman Hindu Buddha, Ini Sejarah Jamu Gendong

Saat ini mereka tersebar di beberapa wilayah perairan Sulawesi, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara, hingga ke pantai timur Sabah (Malaysia) dan Kepulauan Sulu (Filipina).

Dilansir dari laman Direktorat SMP Kemendikbudristek, suku Bajo menetap di Taman Nasional Kepulauan Togean.

Kepulauan Togean adalah sebuah kepulauan yang terletak di Teluk Tomini, tepatnya berada di wilayah Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah.

Di sinilah suku Bajo hidup dan menetap berdampingan dengan laut.

Baca juga: Siswa, Kenali 5 Kerajaan di Indonesia yang Masih Berdiri Kokoh

Rumah mereka kebanyakan berdiri di tepian pantai atau di atas perairan laut dangkal yang dipasang tiang pancang agar terhindar dari gelombang pasang.

Dinding rumah suku Bajo berbahan dasar kayu dan atapnya terbuat dari rumbia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.