Misbah Fikrianto

Deputi Direktur Administrasi SEAMEO QITEP IN LANGUAGE, Kemendikbud Ristek.

Pemuda Indonesia, Bonus Demografi dan Peluang Masa Depan

Kompas.com - 22/08/2022, 21:44 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Bonus demografi tentu sangat memberikan dampak positif untuk bangsa khususnya bagi kaum muda. Setiap negara yang memilikinya.

Dalam jurnal Visioner 12 yang dihimpun oleh Katadata.co.id, disebutkan beberapa dampak bonus demografi antara lain:

  • Menaikkan PDB, Salah satu potensi terbesarnya yaitu menaikkan produk domestik bruto (PDB).
  • Membentuk generasi emas, Manfaat lainnya yang bisa dirasakan negara dengan adanya bonus demografi adalah pembentukan generasi emas. Banyaknya penduduk yang berada dalam usia produktif dapat menjadi celah untuk membentuk generasi emas dalam negara.
  • Meringankan beban hidup masyarakat, Selain itu, manfaat bonus demografi lainnya adalah membuat beban hidup menjadi lebih ringan. Sebab, penduduk usia nonproduktif yang harus ditanggung penduduk usia produktif lebih sedikit.
  • Menumbuhkan roda perekonomani dan menyiapkan persaingan di dunia internasional.

Baca juga: Komisi X DPR: Sisdiknas Harus Akomodasi Bonus Demografi

Tantangan Bonus Demografi

Berikut adalah sejumlah tantangan yang akan dihadapi dalam fenomena ini, diantaranya:

Membutuhkan lapangan kerja yang luas

Jumlah masyarakat usia produktif yang banyak membutuhkan lapangan kerja yang luas pula. Jika tidak ada lapangan kerja yang memadai, bonus demografi justru akan menyebabkan ledakan pengangguran.

Apalagi, jika kita melihat pada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), persaingan untuk mencari kerja di Indonesia akan semakin berat. Menurut laporan United Nations Development Programme (UNDP), peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia masih berada di urutan ke-113 dari 188 negara di dunia.

Peringkat tersebut menunjukkan Indonesia masih kalah dari beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Wajib memiliki skill yang mumpuni.

Selain itu, tantangan selanjutnya dalam fenomena ini adalah masyarakat usia produktif harus memiliki skill yang mumpuni.
Hal ini cukup penting. Sebab, jumlah penduduk usia produktif yang besar kebanyakan akan diisi oleh masyarakat dengan tingkat pendidikan menengah dan rendah.

Tanpa skill dan ilmu yang memadai, jumlah penduduk usia produktif yang besar akan ternilai sia-sia dan takkan memajukan perekonomian negara.

Sebagai solusi, bidang Pendidikan harus bekerja dua kali lebih maksimal untuk menyediakan program pemantapan skill khusus bagi pekerja dari berbagai sektor bidang dan berbagai disiplin ilmu yang dibutuhkan.

Diperlukan upaya berkelanjutan untuk memberikan fasilitasi peningkatan skill, baik hardskill dan softskill. Pemuda harus terus mengikuti perkembangan dan perubahan ilmu pengetahuan teknologi.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langsung Lolos di SNBP 2023 Pakai Prestasi, Siswa Harus Tahu Caranya

Langsung Lolos di SNBP 2023 Pakai Prestasi, Siswa Harus Tahu Caranya

Edu
Semangat Mengajar Para Guru Pedalaman, Minim Listrik, Tanpa Internet

Semangat Mengajar Para Guru Pedalaman, Minim Listrik, Tanpa Internet

Edu
Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Edu
Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

BrandzView
Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Edu
Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Edu
Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Edu
Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Edu
Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Edu
Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Edu
Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Edu
ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

Edu
Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Edu
Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Edu
Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Edu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.