Kompas.com - 14/10/2022, 10:47 WIB
|

KOMPAS.com - Bagi siswa yang sedang belajar mengenai hak dan kewajiban, maka ini penjelasan terkait pengertian hak dan kewajiban warga negara menurut para ahli.

Apa itu hak? di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hak adalah bentuk kebenaran, kepemilikan, kewenangan, kekuasaan, derajat, dan wewenang menurut hukum.

Sementara dalam KBBI, kewajiban adalah sesuatu yang diwajibkan atau sesuatu yang harus dilaksanakan.

Tentunya, hak juga diatur di dalam Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Salah satunya ialah hak warga negara yang dijamin ialah hak hidup, tumbuh dan berkembang.

Baca juga: Ketahui Hak dan Kewajiban Siswa di Sekolah

Pengertian hak dan kewajiban warga negara menurut para ahli

Prof. Soerjono Soekanto

Menurut Prof. Soerjono Soekanto, hak dibagi menjadi dua jenis, yaitu hak searah (relatif) dan hak jamak (absolut).

Hak searah ialah hak yang terdapat dalam hukum dan berkaitan dengan perjanjian. Contohnya adlah hak untuk menagih.

Sementara hak jamak terbagi menjadi empat, yakni:

  1. Hak dalam hukum tata negara.
  2. Hak kepribadian: hak kehidupan, hak tubuh, hak kehormatan dan kebebasan.
  3. Hak kekeluargaan: hak suami, hak istri, hak orang tua, hak anak.
  4. Hak atas objek imateriel: hak paten, hak cipta, dan hak dagang merek.

Sedang pengertian kewajiban menurut Soerjono Sukanto yaitu:

  1. Kewajiban mutlak: Kewajiban terhadap diri sendiri.
  2. Kewajiban publik: Kewajiban mematuhi peraturan atau hukum yang berhubungan dengan kepentingan publik.
  3. Kewajiban positif: Kewajiban menghendaki untuk melakukan sesuatu.
  4. Kewajiban universal (umum): Kewajiban yang berlaku secara umum atau berlaku untuk seluruh warga negara tak terkecuali.
  5. Kewajiban primer: Kewajiban yang dilakukan sehari-hari, berhubungan dengan orang-orang sekitar dan bukan suatu kewajiban yang berhubungan dengan hukum.

Baca juga: 5 Manfaat Ikut Kelas Industri bagi Siswa SMK

Prof. Dr. Notonegoro

Menurut Notonegoro, hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.

Sedangkan kewajiban adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.