Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/01/2023, 14:30 WIB

KOMPAS.com - Bekerja di industri minyak dan gas bumi sering kali dianggap menjanjikan. Namun, seiring berkembangnya energi terbarukan (EBT), prospek karier di industri tersebut kerap dipertanyakan. Masihkah industri ini menawarkan prospek kerja cerah di masa depan, khususnya bagi siswa yang akan memilih jurusan kuliah yang bernaikan dengan industri minyak?

Staf Khusus III Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga menjawab pertanyaan pada acara BUMN Goes to Campus yang diadakan di Universitas Pertamina, Selasa (10/01/23).

Baca juga: Ingin Kerja di Kilang Pertamina? Lulusan Jurusan Ini Dibutuhkan

Ia mengatakan, kesempatan untuk bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada bidang perminyakan justru semakin terbuka lebar.

Berkaca dari Pertamina, Arya mengatakan perusahaan perminyakan seperti Pertamina terus bertransformasi. Hal itu berarti perusahaan yang dikenal berada di dalam industri perminyakan ini mengantisipasi perubahan yang terjadi.

"Tidak mungkin industri perminyakan sampai perusahaan seperti Pertamina hilang," jelasnya.

Terlebih, kini Pertamina sudah masuk pemanfaatan EBT. Maka menjadi peluang besar untuk masuk ke dalam industri baru tersebut.

Baca juga: 9 Kampus Milik BUMN buat Mahasiswa, Prospek Kerjanya Tinggi

"Terlebih 80 persen geotermal itu punya Pertamina. Belum lagi kita nanti pakai solar panel dan lain-lain. Nikel juga," ucap Arya.

BUMN memiliki peluang besar terkait industri ini. Tidak akan habis-habis bahkan jika nantinya masuk ke ranah nuklir.

Arya mengatakan, apa saja bisa dilakukan asalkan mampu bertransformasi. Sebab masih ada waktu untuk melakukan transformasi dan perubahan.

Transformasi BUMN ini sudah disosialisasikan selama 3 tahun. Bahkan banyak lapangan pekerjaan yang dibuka untuk masyarakat.

Baca juga: 15 Jurusan Kuliah yang Banyak Dicari Perusahaan BUMN

Dengan sosialisasi seperti BUMN Goes to Campus yang dilakukan di Universitas Pertamina membuat masyarakat bisa mengetahui perubahan apa yang terjadi di dalam BUMN.

Arya turut menjelaskan target jangka pendek dari BUMN ialah kesempatan magang yang dibuka di banyak instansi terkait.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+