Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Manfaat Mendengarkan Musik Klasik Menurut Guru SMKN 2 Kasihan

Kompas.com - 11/02/2024, 14:03 WIB
Mahar Prastiwi

Penulis

KOMPAS.com - Keberadaan musik tak terlepaskan dari kehidupan manusia. Di setiap kegiatan manusia, bisa ditemani dengan alunan musik.

Termasuk saat belajar. Ada siswa yang akan lebih bersemangat belajar jika ada alunan musik yang menemani.

Tahukah kamu, bahwa mendengarkan musik khususnya musik klasik memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh.

Musik klasik merupakan genre musik yang berkembang di Eropa. Disebut musik klasik karena komposisi musik yang lahir dari budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825.

Baca juga: Manfaat Musik bagi Anak, Mampu Tingkatkan Kecerdasan

Manfaat mendengarkan musik klasik

Biasanya musik klasik digolongkan melalui periodisasi tertentu. Mulai dari periode klasik, diikuti oleh barok, rokoko, dan romantik.

Musik klasik identik dengan pertunjukan musik orkestra. Hal ini dikarenakan instrumen-instrumen yang digunakan dalam pertunjukan orkestra ialah instrumen penghasil musik klasik.

Dilansir dari laman Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Minggu (11/2/2024) membagikan informasi mengenai manfaat mendengarkan musik klasik.

Hal ini dijelaskan oleh Guru SMKN 2 Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Esti Joharini. Esti membagikan 5 manfaat mendengarkan musik klasik yang perlu diketahui siswa.

1. Mengurangi stres

Esti menerangkan, melodi yang indah dan harmoni yang kompleks pada musik klasik dapat menenangkan sistem saraf, mengurangi tingkat hormon kortisol yang dapat memicu stres.

Musik klasik mampu menciptakan suasana damai dan menenangkan sehingga membawa pendengarnya ke dalam aliran meditasi.

"Alunan musik dari piano dan instrumen lainnya mampu merangsang bagian otak yang berkaitan dengan energi positif sehingga menghasilkan relaksasi yang nyata," terang Esti seperti dikutip dari laman Ditjen Vokasi, Kemendikbud Ristek.

Baca juga: Pengaruh Musik Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa

2. Meningkatkan Konsentrasi

Esti menyampaikan, jika pernah mengalami kesulitan konsentrasi saat bekerja atau belajar, kamu bisa mencoba musik klasik untuk mengembalikan konsentrasimu.

Melodi dan harmoni yang rumit dalam musik klasik dapat menciptakan suasana tenang dan stabil sehingga otak bisa lebih fokus dan bekerja lebih baik.

3. Meningkatkan kecerdasan janin

Esti menambahkan, alunan suara yang berirama pada musik klasik dapat dimanfaatkan untuk merangsang janin agar kelak menjadi anak cerdas dan kreatif.

Hal ini karena alunan musik klasik membuat perkembangan otak belahan kanan janin dalam kandungan menjadi lebih baik sehingga meningkatkan kemampuan afektif janin.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terkini Lainnya

Temui LPAI, Menparekraf Bicara soal Dampak Buruk Game Online dan Nasib Anak Bangsa

Temui LPAI, Menparekraf Bicara soal Dampak Buruk Game Online dan Nasib Anak Bangsa

Edu
15 SMA Swasta Terbaik di Jogja, Nomor 1 Sekolah Khusus Laki-laki

15 SMA Swasta Terbaik di Jogja, Nomor 1 Sekolah Khusus Laki-laki

Edu
Mendikbud Minta PTN Kembalikan Kelebihan Bayar UKT Mahasiswa

Mendikbud Minta PTN Kembalikan Kelebihan Bayar UKT Mahasiswa

Edu
Gelar 'Mini Workshop', Pulpenmas Institute Ajak Sekolah Mulai Perhatikan 'Customer Experience'

Gelar "Mini Workshop", Pulpenmas Institute Ajak Sekolah Mulai Perhatikan "Customer Experience"

Edu
Seluruh Lulusan Kelas 2024 Sinarmas World Academy Diterima di Universitas Top Dunia

Seluruh Lulusan Kelas 2024 Sinarmas World Academy Diterima di Universitas Top Dunia

Edu
7 Program Prioritas Kemenag bagi Guru dan Tendik 2024, Salah Satunya Insentif

7 Program Prioritas Kemenag bagi Guru dan Tendik 2024, Salah Satunya Insentif

Edu
11 SMA dengan Nilai UTBK Tertinggi di Tangsel, Referensi PPDB 2024

11 SMA dengan Nilai UTBK Tertinggi di Tangsel, Referensi PPDB 2024

Edu
UKT Batal Naik, Mendikbud Minta PTN Rangkul Mahasiswa yang Mengundurkan Diri

UKT Batal Naik, Mendikbud Minta PTN Rangkul Mahasiswa yang Mengundurkan Diri

Edu
PPDB Jabar 2024: Cek Dokumen yang Dibutuhkan dan Kuota Semua Jalur

PPDB Jabar 2024: Cek Dokumen yang Dibutuhkan dan Kuota Semua Jalur

Edu
Gelar Dialog di Universiti Sains Malaysia, JIC Ajak Mahasiswa Terlibat Misi Perdamaian Global

Gelar Dialog di Universiti Sains Malaysia, JIC Ajak Mahasiswa Terlibat Misi Perdamaian Global

Edu
Kisah Nikita, Sempat Alami Diskriminasi karena Disabilitas, Kini Lulus dari UGM

Kisah Nikita, Sempat Alami Diskriminasi karena Disabilitas, Kini Lulus dari UGM

Edu
20 SMA Terbaik di DKI Jakarta, Referensi Daftar PPDB 2024

20 SMA Terbaik di DKI Jakarta, Referensi Daftar PPDB 2024

Edu
Selain Batalkan Kenaikan UKT, Kemendikbud Juga Minta PTN Lakukan Ini

Selain Batalkan Kenaikan UKT, Kemendikbud Juga Minta PTN Lakukan Ini

Edu
LPDP Tahap 2 Dibuka Juni, Ini Perbedaan LPDP Reguler dan LPDP PTUD

LPDP Tahap 2 Dibuka Juni, Ini Perbedaan LPDP Reguler dan LPDP PTUD

Edu
BEM SI Minta Kemendikbud Revisi Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 soal UKT

BEM SI Minta Kemendikbud Revisi Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 soal UKT

Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com