Kemitraan dengan Komunitas Industri Kreatif Makin Dibutuhkan - Kompas.com

Kemitraan dengan Komunitas Industri Kreatif Makin Dibutuhkan

Kompas.com - 19/11/2017, 19:42 WIB
Berbagai sudut ruangan di Jakarta Creative Hub, di Gedung Graha Niaga
Thamrin, Jakarta Pusat. Jakarta Creative Hub merupakan wadah bagi para
pelaku industri kreatif muda yang ingin mengembangkan idenya untuk
berwirausaha.
KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza Berbagai sudut ruangan di Jakarta Creative Hub, di Gedung Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat. Jakarta Creative Hub merupakan wadah bagi para pelaku industri kreatif muda yang ingin mengembangkan idenya untuk berwirausaha.

MEDAN, KOMPAS.com - Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha KAHMI (Hipka) Kamrussamad, mengatakan di era digitalisasi saat ini para pengusaha muda harus bisa beradaptasi. Salah satunya membuka kemitraan dengan elemen atau komunitas seperti asosiasi industri kreatif.

"Kemitraan dengan komunitas berbasis industri kreatif ini menjadi penting terutama agar produk wirausaha pada himpunan kami (KAHMI) bisa ikut terpasarkan dengan baik," ujar Kamrussamad, di sela Munas ke-X Korps Alumni KAHMI, di Medan, Jumat (17/11/2017).

Kamrussamad mengaku mengamini ajakan Presiden Joko Widodo saat membuka munas tersebut. Presiden mengatakan, para pengusaha muda harus bisa mengikuti perkembangan era digital yang serba cepat.

"Harus bersinergi untuk menjawab tantangan ke depan. Saat ini dunia cepat berubah sehingga kita harus cepat pula mengimbanginya," ujar Kamrussamad.

Pada pembukaan munas tersebut Presiden juga mengatakan bahwa untuk menggaet investasi tidak harus selalu fokus ke negara barat. Investasi dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan Indonesia bisa mengajak negara-negara seperti Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi untuk berinvestasi di Indonesia.

"Yang terpenting menurut Presiden adalah kita perlu melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat riset dan pelatihan. Saat ini kontribusi kami di bidang hukum bisnis bisa dibutuhkan terkait regulasi era digitalisasi seperti menyumbang aturan soal fintech," tuturnya.

Sementara itu, kata dia, terkait menarik investasi dari luar negeri, seyogianya Harus seimbang dari Timur Tengah, Asia Timur, dan Barat. Hal itu mengingat kita adalah pasar yang besar.

EditorLatief
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM