Guru Diajak Ubah Sikap dan Mental dalam Mendidik Siswa - Kompas.com

Guru Diajak Ubah Sikap dan Mental dalam Mendidik Siswa

Kompas.com - 24/11/2017, 16:19 WIB
Seribu guru mengikuti peringatan Hari Guru Nasional 2017 di Jakarta, 23-25 November 2017.KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Seribu guru mengikuti peringatan Hari Guru Nasional 2017 di Jakarta, 23-25 November 2017.


KOMPAS.com - Pemerintah tidak menutup mata atas fakta adanya guru yang menjalani profesi sekadar untuk mendapat lapangan kerja, bukan pengabdian.

Fenomena itu berdampak tidak baik bagi pembentukan karakter siswa. Salah satu contohnya, guru tidak hadir di kelas, padahal telah mendapat tunjangan mengajar.

Berdasarkan kajian World Bank, peningkatan tunjangan profesi guru tidak berdampak langsung pada peningkatan profesionalitas mereka.

"Para guru harus mengubah sikap dan cara berpikir bahwa mereka adalah seorang guru, bukan sekadar 'tukang batu' yang bekerja dengan modal fisik," ujar Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Anas M Adam di Hotel Ambara, Kamis (23/11/2017) malam.

Baca: Pendidikan Karakter dan Keteladanan Guru Jadi Tema Utama Hari Guru


Anas M Adam yang berbicara dalam pembukaan seminar nasional bertema "Membangun Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan Guru Pendidikan Dasar" itu mengatakan bahwa guru bertugas mendidik siswa berarti membentuk pribadi-pribadi manusia.

Dengan tugas itu, kata Anas, guru harus mau memacu diri untuk meningkatkan kemampuan mengajar.

Terlebih lagi, saat ini, penguatan pendidikan karakter menjadi program prioritas pemerintah. Pendidikan karakter diterapkan secara terintegrasi dalam mata pelajaran dan keseharian.

Nilai-nilai baik diterapkan sehari-hari di lingkungan sekolah agar menjadi kebiasaan. Sikap dan perilaku guru sebagai pendidik menjadi kunci pembentukan karakter. Dengan demikian, guru harus bisa memberi keteladanan dalam keseharian agar anak berkarakter baik.

"Jangan sampai guru justru memberi contoh yang tidak baik. Misalnya, memberi jawaban saat anak melaksanakan ujian nasional. Itu justru menipu anak untuk mengenali dan menerima diri mereka apa adanya," katanya.

Sahril Anci, seorang guru garis depan yang bertugas di Kabupaten Manokwati Selatan, Papua Barat, mendampingi siswa SMP Negeri Mowi Waren, Papua Barat dalam kegiatan kepramukaan.Dok. Sahril Anci Sahril Anci, seorang guru garis depan yang bertugas di Kabupaten Manokwati Selatan, Papua Barat, mendampingi siswa SMP Negeri Mowi Waren, Papua Barat dalam kegiatan kepramukaan.

Bantuan yang diberikan guru kepada siswanya tersebut justru menjerumuskan anak untuk malas belajar dan tidak mau bekerja keras.

"Kenapa banyak korupsi? Karena anak dididik tidak benar, tidak jujur, dengan penipuan nilai ujian," katanya.

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini mengangkat tema "Membangun Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan Guru."

Puncak peringatan Hari Guru dirayakan dengan upacara yang akan dipimpin oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (25/11/2017).

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sendiri mengajak seribu guru dan tenaga kependidikan dari semua provinsi di Indonesia untuk menjadi peserta peringatan Hari Guru Nasional yang berlangsung pada 23-25 November 2017 itu.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorDimas Wahyu
Komentar

Terkini Lainnya

Dilarang Melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Truk DIkhawatirkan Lintasi Jalan Kalimalang

Dilarang Melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Truk DIkhawatirkan Lintasi Jalan Kalimalang

Megapolitan
Jadi Wilayah Terluar, Kepulauan Riau Rawan terhadap Radikalisme dan Terorisme

Jadi Wilayah Terluar, Kepulauan Riau Rawan terhadap Radikalisme dan Terorisme

Regional
Dukung Anies Izinkan Becak, Wakil Ketua DPRD DKI Ini Punya 5 Becak

Dukung Anies Izinkan Becak, Wakil Ketua DPRD DKI Ini Punya 5 Becak

Megapolitan
Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Regional
Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Megapolitan
Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Nasional
Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Nasional
Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Regional
Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Nasional
M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Internasional
Close Ads X