Lewat Pendidikan, Alumni Stuned dan KPK Melawan Korupsi

Kompas.com - 14/12/2018, 20:00 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Ikatan Alumni Studeren in Nederland (I Am StuNed) menyatakan dukungan terhadap rencana memasukan pendidikan karakter anti korupsi dalam kurikulum setiap jenjang pendidikan.

"Kurikulum kreatif dan inovatif tentang anti korupsi akan memberikan masa depan lebih baik bagi generasi penerus bangsa,” ujar Immanuel dalam audiensi I Am StuNed dengan KPK bertajuk "Alumni Stuned Goes to KPK", Kamis, 13 Desember 2018, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Deklarasi disampaikan kepada Giri Suprapdiono, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK.

Di hadapan 40 orang perwakilan alumni Stuned, Giri Suprapdiono menjelaskan arti penting KPK bagi masa depan Indonesia sebagai satu-satunya lembaga yang berfokus pada pemberantasan korupsi.

Melawan korupsi lewat pendidikan

"Sejak didirikan pada 2002, KPK berhasil menaikkan indeks persepsi korupsi Indonesia sampai 20 poin dimana angka kenaikan tersebut adalah yang tertinggi dibanding dengan kinerja lembaga anti korupsi di negara-negara lain," ujar Giri.

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa trend pelaku korupsi sekarang telah bergeser ke pelaku muda usia.

Baca juga: Bersiap, Agen-agen KPK akan Sambangi Sekolah!

 

Oleh karena itu keterlibatan setiap warga negara dalam lingkup keluarga, komunitas, bisnis dan usaha menjadi penting dalam menyebarluaskan pemahaman dan semangat anti korupsi di Indonesia.

Melihat hal tersebut, kepada Kompas.com Immanuel menyampaikan, "Korupsi di Indonesia tidak mengenal strata pendidikan, sekolah tinggi tetap saja korupsi. Tidak mengenal tingkat pendapatan, pendapatan sudah tinggi juga tetap korupsi."

Sehingga, lanjutnya,  jika nilai karakter diberikan berkesinambungan dengan kurikulum yang menarik sejak pendidikan dasar, menengah hingga atas maka seharusnya kita bisa mengharapkan internalisasi nilai-nilai tersebut pada generasi akan datang.

"Dan yang lebih penting adalah bagaimana mendorong anak-anak tersebut untuk speak up dan bergerak bersama. Banyak yang terjadi sekarang adalah kita mendiamkan karena takut kalau sendirian. Sepertinya kita sudah harus bergerak aktif, lebih dari 'yang penting saya ga ikut-ikut," ujar Immanuel.

Kontribusi alumni Belanda

Dalam kesempatan sama, Azis Nurwahyudi, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri sebagai penasehat I Am StuNed  menyampaikan para alumni Belanda merupakan diplomat sesungguhnya bagi hubungan Indonesia-Belanda yang pada tahun 2019 memasuki peringatan ke-70. 

Azis mengajak alumni memberikan sumbangsih nyata bagi hubungan kedua negara melalui karya nyata di bidang keahlian masing-masing.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Indy Hardono dan Monique Soesman selaku Scholarship Coordinator Nuffic Neso dan perwakilan dari penerima beasiswa pemerintah Australia.

Beranggotakan lebih dari 4.500 alumni, Ikatan Alumni Studeren in Nederland bertekad berpartisipasi aktif berbicara lantang menentang korupsi dan mempraktikkan gerakan anti korupsi dengan mengedepankan transparansi, integritas, dan akuntabilitas.

"Hal ini akan kami mulai dari pengelolaan ikatan alumni yang transparan dan akuntabel. Kemudian kami juga telah meminta Nuffic Neso untuk makin mengedepankan penilaian karakter dan integritas dalam pemilihan penerima beasiswa di tahun akan datang," jelas Immanuel terkait kontribusi alumni dalam pemberantasan budaya korupsi.

Ia menambahkan, demikian pula dalam masa pra-keberangkatan dan pasca-kepulangan studi, alumni Stuned bekerjasama Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK bersedia menyelenggarakan rangkaian kegiatan anti korupsi.

"Sehingga setidaknya jangan pernah ada Alumni Stuned terjerat kasus korupsi.  I Am Stuned juga akan bersinergi dengan asosiasi alumni lain untuk bergerak bersama-sama untuk melawan korupsi ini. Kemarin sudah ada pembicaraan awal dengan Asosiasi alumni Australia Awards (AAS)," tutup Immanuel.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Dosen IPB Sebut 7 Makanan Manusia yang Tidak Bisa Dimakan Kucing

Dosen IPB Sebut 7 Makanan Manusia yang Tidak Bisa Dimakan Kucing

Edu
Libur Sekolah Total 24 Hari Selama Puasa dan Idul Fitri 2025

Libur Sekolah Total 24 Hari Selama Puasa dan Idul Fitri 2025

Edu
Cek Biaya Uang Pangkal Kedoktean Unsoed Jalur Mandiri 2025

Cek Biaya Uang Pangkal Kedoktean Unsoed Jalur Mandiri 2025

Edu
Beasiswa S1 Gratis ke Singapura, Dapat Tunjangan Hidup dan Asrama

Beasiswa S1 Gratis ke Singapura, Dapat Tunjangan Hidup dan Asrama

Edu
Minat Siswa Belajar Sains Menurun, Wakil Dekan FMIPA UGM Ungkap Penyebabnya

Minat Siswa Belajar Sains Menurun, Wakil Dekan FMIPA UGM Ungkap Penyebabnya

Edu
Beasiswa JIS untuk Siswa Kelas 8-10, Gratis Biaya Sekolah Sampai Lulus

Beasiswa JIS untuk Siswa Kelas 8-10, Gratis Biaya Sekolah Sampai Lulus

Edu
Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Edu
Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Edu
Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Edu
Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Edu
Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Edu
Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Edu
Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Edu
Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Edu
Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Edu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau