Kompas.com - 14/03/2014, 09:51 WIB
Ilustrasi. Siswa mengikuti ujian nasional SMA/SMK sederajat. KOMPAS/ASWIN RIZAL HARAHAPIlustrasi. Siswa mengikuti ujian nasional SMA/SMK sederajat.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun ini diharapkan berjalan lancar. Plt Kepala Puspendik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam mengatakan, pelaksanaan UN bertujuan untuk memetakan kompetensi siswa dari tiap daerah di Indonesia.

"Kita harus punya ukuran sehingga UN itu sebagai diagnosis. Nantinya kita akan mengetahui bidang-bidang tertentu yang unggul dikuasai oleh siswa. UN untuk melihat mana yang perlu peningkatan, mana yang sudah bagus, termasuk sampai ke tingkat kompetensi per mata pelajaran," kata Nizam, Kamis (13/3/2014).

Nizam pun menjelaskan, pemetaan kompetensi kemampuan tersebut dilakukan melalui soal-soal dalam UN seperti mata pelajaran matematika yang di dalamnya mengandung soal rumusan geometri, logika, dan aljabar.

"Nanti kita bisa petakan per poinnya. Contoh, si X nilai rata-rata matematikanya 7, tapi logika matematika ternyata kurang, dan dia unggul di aljabar. Nah, dari situ bisa kita identifikasi melalui ujian, dia ini unggul di bidang apa," papar Nizam.

Pemetaan per siswa semacam itu, lanjut Nizam, nantinya akan dilanjutkan dengan pemetaan per sekolah hingga per wilayah. Hasil akhirnya akan diketahui, wilayah mana yang memerlukan pembinaan mutu pendidikan, baik dari sisi tenaga pengajar maupun sarana dan prasarana sekolah.

"Peningkatan mutu bisa lebih terencana dengan baik dengan mengetahui petanya," katanya.

Adapun dalam teknis pelaksanaannya, Nizam mengatakan setiap pihak terkait dengan UN harus bersikap jujur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang kita dorong dalam pelaksanaan UN itu adalah sikap jujur. Anaknya jujur, gurunya jujur, kepala sekolah jujur, pengawasnya jujur, semuanya," ucapnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.