Kompas.com - 26/10/2014, 07:00 WIB
Koordinator beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono, tengah memberikan presentasi StuNed di harapan 300 mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dan sekitarnya di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (23/10/2014) kemarin. Belanda menawarkan pendidikan tinggi melalui 2.100 program studi di perguruan-perguruan tingginya saat ini. 

M Latief/KOMPAS.comKoordinator beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono, tengah memberikan presentasi StuNed di harapan 300 mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dan sekitarnya di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (23/10/2014) kemarin. Belanda menawarkan pendidikan tinggi melalui 2.100 program studi di perguruan-perguruan tingginya saat ini.
Penulis Latief
|
EditorLatief
BANDUNG, KOMPAS.com - Koordinator beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono, menantang ratusan mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dan sekitarnya yang hadir di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (23/10/2014) lalu. Indi menantang para mahasiswa mendaftar program beasiswa StuNed atau Studeren in Nederland (Studi di Belanda) periode 2015.

"Setiap tahun ada 200 sampai 250 beasiswa StuNed untuk short course dan S-2 yang khusus diberikan untuk pelajar Indonesia. Sekali lagi, StuNed itu khusus untuk pelajar Indonesia. Artinya, tak ada pesaing dari negara lain," kata Indy Hardono, Koordinator beasiswa Nuffic Neso Indonesia.

"Maka, saya harap untuk periode 2015 nanti mahasiswa Bandung banyak yang daftar, dan yang di luar Bandung juga jangan mau kalah. Kebangetan kalau tidak apply sama sekali," kelakarnya.

StuNed merupakan program beasiswa dari Pemerintah Belanda khusus pelajar Indonesia untuk meraih gelar Master atau Short Course di Belanda. Ini merupakan beasiswa berbasis prestasi dengan fokus khusus pada keunggulan akademik, jenjang karir, penghargaan, dan prestasi penting lainnya.

Beasiswa tersebut juga memiliki area prioritas khusus dalam kerjasama bilateral antara Belanda dan Indonesia, yaitu pengelolaan air, ketahanan pangan, ekonomi, peradilan sektor, dan hak asasi manusia.

Indi mengakui, untuk periode 2015 ini distribusi beasiswa StuNed agar berbeda karena dibuat lebih terbuka. Artinya, beasiswa tersebut tak lagi hanya khusus untuk staf atau karyawan di instansi-instansi pemerintah Indonesia yang telah menjadi partner Pemerintah Belanda.

"Untuk tahun ini mulai menerima aplikasi dari mahasiswa first graduate, tapi memang yang kualitasnya terbaik. Ini memang sangat kompetitif, dari sisi IPK dan pengalaman organisasi si pelamar benar-benar terbaik," kata Indi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Indi menerangkan, yang dimaksud dengan "terbaik" di sini adalah pelamar berkualifikasi first graduate terbaik dari yang terbaik. Baca: 250 Beasiswa StuNed Khusus Indonesia, "Kebangetan" Kalau Tak Diambil!.

"Yang kami cari itu calon Presiden Indonesia, seperti itu kualifikasinya. Kami tak mau yang hanya pintar di sisi akademik, tapi juga kepemimpinan. Kami cari pemimpin Indonesia," ujarnya.
 

Dok Nuffic Neso Indonesia Bagi mahasiswa Indonesia yang tertarik, batas waktu pendaftaran untuk Beasiswa StuNed adalah 15 Maret 2015 untuk program Master (S-2) dan 1 Maret 2015 untuk Short Course.
Maret 2015

Indi mengatakan, presentasi di Kampus ITB, Bandung, kali ini dilakukan untuk memberikan informasi mengenai pendidikan tinggi di Belanda, khususnya mengenai program Beasiswa StuNed. Kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang kunjungan delegasi beberapa perguruan tinggi Belanda ke Bandung pada 4 November 2014 mendatang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X