"Negeri van Oranje", Siapa Bilang Kuliah di Belanda Itu Gampang?

Kompas.com - 26/10/2015, 06:31 WIB
Para mahasiswa Indonesia di Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation (ITC), Universitas Twente, usai bertemu dengan tim Nuffic Neso Indonesia, Rabu (4/3/2015). M Latief/KOMPAS.comPara mahasiswa Indonesia di Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation (ITC), Universitas Twente, usai bertemu dengan tim Nuffic Neso Indonesia, Rabu (4/3/2015).
|
EditorLatief

KOMPAS.com - Siapa bilang kuliah di Belanda itu gampang? Adanya perbedaan budaya dan sistem pembelajaran yang berbeda tentu menjadi tantangan tersendiri ketika menyelesaikan pendidikan di Negeri van Oranje.

Selain itu, keindahan arsitektur kota negeri kincir angin hingga beragam pilihan studi berkualitas di Belanda menjadi daya tarik utama. Tercatat hingga saat ini pemerintahan Belanda menyediakan beasiswa setiap tahunnya sebanyak 300 beasiswa untuk mahasiswa di Indonesia.

Dengan begitu Anda tak perlu bingung jika tertarik melanjutkan studi di sana. Cukup mencari informasi beasiswa dan kampus tujuan, lalu lengkapi persyaratan dengan nilai IELTS dan TOEFL tinggi. Jika terpilih maka Anda bisa melanjutkan studi strata dua di negeri yang terkenal dengan menu makanan kejunya.

Seperti keempat para alumni, yaitu Raden Wahyuningrat, Annisa Tyas Purwanti dan Adebt Widiarsa merupakan penerima beasiswa Studeren in Netherlands (StuNed) tahun 2006. Lalu, Rizki Pandu Permana mendapatkan beasiswa Netherlands Fellowship Programme (NFP) tahun 2003.

Dengan keseriusan dan ketekunan maka siapa saja bisa mendapatkan kesempatan untuk meraih beasiswa ke Belanda. Salah satunya dapat mencari informasi beasiswa melalui lembaga di Indonesia, seperti Neso Indonesia. Neso Indonesia merupakan lembaga non profit yang mengurus beasiswa StuNed dan proses seleksi beasiswa NFP. 

Bercerita melalui novel

Lalu, keempat alumni tersebut menuliskan pengalaman pribadinya selama studi di Belanda ke sebuah novel kolaborasi mereka berjudul Negeri van Oranje (NVO). Novel NVO yang terbit pada tahun 2009 lalu, telah memberikan motivasi dan inspirasi bagi setiap mahasiswa Indonesia yang tertarik melanjutkan studi ke Belanda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tentu saja pengalaman pribadi kami selama studi di Belanda tidak bisa terlepas dari novel ini. Pengalaman teman-teman kami di masa studi pun banyak yang menginspirasi cerita ini,” ucap Wahyuningrat.   

Melalui 477 halaman, penulis menampilkan lima tokoh utama yang akan mengajak pembaca mengelilingi Belanda sambil membawa keseruan saat kuliah di sana. Mulai dari cerita persahabat hingga kisah cinta. Kelima tokoh tersebut yaitu, Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri.

Falcon Pictures Negeri Van Oranje
Bercerita melalui film

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.