Kompas.com - 01/01/2016, 07:31 WIB
Lewat penerapan Kurikulum Program “E-Track”, TIU saat ini tengah mendorong mahasiswanya untuk masuk ke kancah global. Dok Fujistaff Indonesia Lewat penerapan Kurikulum Program “E-Track”, TIU saat ini tengah mendorong mahasiswanya untuk masuk ke kancah global.
|
EditorLatief

KOMPAS.com - Tokyo International University (TIU) kembali membuka gelombang kedua pendaftaran dan seleksi masuk English Track Program (E-Track) pada 15 Januari hingga 29 Januari 2016. E-Track Program merupakan pendidikan berbasis Bahasa Inggris untuk menyiapkan sumber daya manusia global di jenjang perguruan tinggi.

Tanpa menyaratkan keahlian bahasa Jepang bagi mahasiswanya, E-Track terbuka untuk seluruh mahasiswa asing dari berbagai negara. Sampai hari ini terdapat 200 mahasiswa berasal dari 50 negara berbeda dari seluruh dunia.

"Masalah bahasa ini menjadi keuntungan tersendiri. Mahasiswa E-track dapat lulus lebih cepat karena mereka tidak perlu sekolah bahasa dulu selama satu atau dua," kata Shunsuke Sekiguchi, General Manager E-Track Program, kepada Kompas.com.

Tak bisa dimungkiri, lanjut Sekiguchi, bahasa Jepang tetap dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari pelajar. Karena itu, TIU menambahkannya sebagai bagian dari mata kuliah serta menyediakan Japanese Plaza (J-plaza) sebagai sarana belajar bahasa dan budaya jepang.

Calon mahasiswa program E-Track dapat memilih dua jurusan, yaitu Ekonomi Bisnis dan Hubungan Internasional. Ada pula program double degree atau pertukaran mahasiswa yang bekerja sama dengan Willamete University di Amerika Serikat.

"Willamete University merupakan sister university kami. Para dosennya pun ikut ambil bagian mengajar beberapa mata kuliah pada program E-Track di kampus kami," kata Sekiguchi.

Unggul di bidang olahraga

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi Anda yang suka kegiatan olahraga, TIU bisa menjadi pilihan. Ada satu kampusnya, yaitu kampus Sakado, yang seluruhnya berisi fasilitas olahraga. Mahasiswa dapat mengikuti beragam kegiatan ekstrakurikuler, seperti baseball, softball, sepakbola, lari, panah, dan lain-lain.

Pada 17 Oktober 2015 lalu, Team Ekiden (Marathon Estafet) TIU meraih peringkat sembilan dalam seleksi tiket menuju Lomba Ekiden Hakone melalui persaingan ketat. Lomba Ekiden Hakone adalah lomba Ekiden terkenal dan diminati oleh warga Jepang setiap tahun baru. Maraton ini juga disiarkan secara langsung oleh beberapa televisi nasional Jepang.

Dok Fuji Staff/Tokyo International University (TIU) Pada 17 Oktober 2015 lalu, Team Ekiden (Marathon Estafet) TIU meraih peringkat sembilan dalam seleksi tiket menuju Lomba Ekiden Hakone melalui persaingan ketat.

Tersedia beasiswa

Setiap tahun TIU menawarkan skema beasiswa berupa potongan biaya kuliah sebesar 30 persen, 50 persen, 80 persen, dan 100 persen khusus bagi pelajar internasional. Potongan ini berlaku penuh selama empat tahun masa perkuliahaan.

"Jika mahasiswa dapat mempertahankan prestasi akademiknya, tentu mereka memiliki peluang meraih beasiswa," kata Sekiguchi.

Sekiguchi melanjutkan, skema tersebut adalah bentuk usaha TIU untuk mendorong dan menumbuhkan semangat belajar para mahasiswa. Asalkan mau bersaing, lanjut dia, semua pasti bisa meraih beasiswa.

Tidak hanya potongan biaya kuliah. Mahasiswa TIU juga berpeluang memperoleh beasiswa dari pemerintah dan pihak swasta. Informasinya akan secara terbuka dan luas diberikan oleh universitas.

Bagi pelajar Indonesia yang berminat menjadi bagian program E-Track di Tokyo International University dapat memulai masa belajar pada September 2016. Anda cukup menyerahkan ijazah, nilai rapor, esai dalam bahasa Inggris, dan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, seperti IELTS (minimal skor 5,5 ), TOEFL IBT (minimal skor 61), atau TOEIC (minimal skor 700).

Pendaftaran dibuka pada 15 Januari hingga 29 Januari 2016. Keterangan lengkap mengenai pendaftaran dapat dilihat melalui situs web http://www.tiu.ac.jp/english/etrack/.

Anda juga punya kesempatan berkonsultasi langsung di Pameran Pendidikan Jepang pada 16 Januari 2016 di Japan Foundation, Gedung Summitmas 1 Lantai 2, Jl. Jendral Sudirman Kav 61-62, Jakarta Selatan.

Putaran kedua konsultasi akan diadakan di Medan, pada 17 Januari 2016, dan bertempat di Wisma USU, Universitas Sumatera Utara, Medan. Adapun informasi lebih lanjut bisa Anda dapatkan pada situs web https://www.facebook.com/belajardijepang.co.id.

TIU juga membuka kesempatan konsultasi melalui PIC TIU di Jakarta (Fuji Staff) dengan bahasa Indonesia melalui telepon 021-252-3716. Anda pun dapat langsung menghubungi lewat e-mail ke tiu@fujistaff.co.id.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.