Kompas.com - 27/04/2017, 18:31 WIB
Kampus di luar negeri biasanya punya ruang luas tempat mahasiswa nongkrong. Dok KUISKampus di luar negeri biasanya punya ruang luas tempat mahasiswa nongkrong.
|
EditorSri Noviyanti

KOMPAS.com - Situasi negara yang tidak aman biasanya membuat warganya tak nyaman. Proses pembelajaran pun bisa terganggu. Oleh sebab itu, calon mahasiswa sebaiknya benar-benar jeli mempertimbangkan negara tujuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Berdasarkan Indeks Perdamaian Global (GPI) yang disusun Institut Ekonomi dan Perdamaian, ada 22 indikator untuk menentukan level kedamaian sebuah negara. Beberapa di antaranya adalah angka kejahatan, hubungan dengan negara sekitar, dan tak pernah terlibat perang.

Menurut laporan yang dirilis pada 2016 itu, Islandia menjadi negara yang paling memenuhi indikator-indikator tersebut.

Negeri tersebut memiliki tingkat demokrasi yang nyaris sempurna. Kesetaraan gender juga terjaga—mengingat Islandia adalah negeri pertama di Eropa yang memiliki presiden perempuan, Vigdis Finnbogadottir yang terpilih pada 1980.

Lebih dari itu, tingkat kejahatan di sana sangatlah rendah. Selain itu, sektor pendidikan di negeri tersebut sukses dengan 99 persen warga yang bebas dari buta huruf. Prestasi itu memungkinkan karena rakyat Islandia tak perlu membayar biaya sekolah.

Rakyat Islandia juga tercatat menjadi warga paling melek informasi. Negara ini berada di posisi atas dalam hal kegemaran membaca dan penerbitan buku.

Posisi kedua ditempati oleh Denmark. Seperti Islandia, pendidikan digratiskan di negeri Skandinavia ini. Bahkan tak hanya pendidikan, warga pun tak perlu membayar biaya kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepedulian akan kesehatan dan lingkungan ditunjukkan warga ibu kota Denmark, Kopenhagen, yang lebih memilih bersepeda atau berjalan kaki ke sekolah atau tempat kerja. Hal ini, dilakukan demi membuat Kopenhagen menjadi kota dengan level karbon terendah pada 2025.

SHUTTERSTOCK Sepeda merupakan alat transportasi yang digunakan penduduk Kopenhagen, Denmark sehari-hari.

Situasi yang damai di Denmark salah satunya disebabkan tingkat korupsi yang kecil. Gejolak politik akibat korupsi tidak dirasakan warga Denmark seperti halnya warga Indonesia.

Austria kemudian berada pada posisi ketiga. Berdasarkan GDP-nya, Austria adalah salah satu negara terkaya di dunia sehingga memiliki standar hidup yang tinggi dan sistem transportasi yang sangat mumpuni.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.