Kompas.com - 14/07/2017, 14:33 WIB
Amor Fati: Cintai Takdirmu yang diterbitkan oleh penerbit Bhuana Ilmu Populer, Dok BHUANA ILMU POPULERAmor Fati: Cintai Takdirmu yang diterbitkan oleh penerbit Bhuana Ilmu Populer,
EditorLatief

Terkadang, menjadi dewasa membuat orang mungkin terkejut dengan dirinya sendiri. Misalnya, ketika orang menyukai makanan yang sangat dia benci saat kecil atau secara alami mengerjakan hal-hal yang dulu sepertinya tidak akan pernah dikerjakan.

Ah, ternyata masih banyak laci dalam seseorang yang belum terbuka. Anda misalnya, mungkin menyadari bahwa dewasa adalah proses membuka laci di dalam diri dengan hati-hati, memastikan ada apa di dalamnya, lalu memasukkan sesuatu yang baru ke sana.

Mencintai takdir

Mahatma Gandhi pernah berkata, "Belajarlah seakan kamu hidup selamanya."

Langkah-langkah menjadi sejengkal lebih matang daripada kemarin sambil menjaga diri yang labil, itulah pendewasaan.

Dalam buku Amor Fati: Cintai Takdirmu yang diterbitkan oleh penerbit Bhuana Ilmu Populer, Rando Kim, profesor dan mentor terbaik di Seoul National University, mengungkapkan bahwa "dewasa" bukan merujuk pada satu "titik" khusus dalam perkembangan manusia. Dewasa merupakan sebuah "proses" untuk mampu mengatasi cobaan hidup.

Sebenarnya, semua orang memiliki cobaan yang tidak bisa diselesaikan dengan seluruh tenaga sekalipun. Termasuk juga Anda. Karena itu, terimalah takdir Anda, bertahanlah, jadikan ia teman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ya, pada akhirnya, Anda akan bisa melewatinya dengan baik, belajar setahap demi setahap "cara" mencintai takdir itu.

Mantra Amor Fati: Cintai Takdirmu bukan mengajak pembacanya untuk pasrah dan menyerah sama sekali. Buku ini menawarkan pengharapan agar pembaca mengerti bahwa setelah menerima sepenuhnya takdir sebagai bagian dari hidupnya, maka akan muncul kekuatan untuk bertahan.

Anda, sebagai pembaca, hanya perlu bertahan melewatinya. Hingga akhirnya, datang hari ketika Anda berdiri sebagai "kawan" dari takdir Anda sendiri.

Takdir itu seperti roda yang berputar. Rasa cinta terhadap takdir diri sendiri adalah energi yang bisa mengubah kesulitan menjadi semangat hidup. Bagaimana pun, hidup Anda sangat berharga dan Andalah satu-satunya orang yang akan menjalani hidup itu.

Maka, bertahanlah. Semua pasti berlalu. Ini pesan untuk Anda yang sedang berdiri di ambang pintu kedewasaan, dengan bimbang....

(HAYATI APRILIA WIRAHMA/BHUANA ILMU POPULER)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.